RadarJombang.id - Misteri masih menyelimuti kasus penemuan jasad pria tanpa identitas di dalam Hutan Kabuh, Jombang.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyebut jasad pria yang ditemukan di dalam hutan Desa Marmoyo, Kabuh, Jombang itu terindikasi korban penganiayaan atau pembunuhan.
Hal itu, lantaran ditemukan adanya sejumlah bekas luka di tubuh priatanpa identitas tersebut.
“Untuk Mr X sampai sekarang masih didalami identitasnya, masih penyelidikan namun memang ada indikasi meninggalnya secara tidak wajar,” terang terang Kapolres Jombang usai meninjau jasad korban di kamar jenazah RSUD Jombang (19/1).
Kapolres, juga mengungkap ada indikasi jasad pria tanpa identitas itu merupakan korban pembunuhan.
Hal itu, menurutnya bisa dilihat dari adanya sejumlah luka di tubuh korban.
“Indikasi pembunuhannya terlihat dari adanya luka di beberapa bagian tubuhnya. Untuk lebih jelasnya akan kami update nanti,” ungkapnya.
Kini, pihaknya menyebut akan segera melakukan otopsi kepada jasad pria tersebut.
Pihaknya, bersama tim gabungan juga akan kembali menyisir lokasi ditemukannya mayat tersebut guna melakukan olah TKP lanjutan.
“Otopsi pasti sesuai SOP proses itu akan dilakukan,” lontarnya.
AKBP Ardi juga mengimbau, bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya untuk segera melapor ke Polres Jombang.
Baca Juga: INFO AWAL! Jasad Pria Ditemukan Tergeletak di Dalam Hutan, Ada Luka di Kepala dan Punggung
Terutama, jika memiliki ciri-ciri yang mirip dengan korban tersebut.
“Jadi ciri-cirinya dia laki-aki, usia perkiraan antara 37-40 tahun, kulit sawo matang, mengenakan hoodie hitam dan celana jeans ¾, yang merasa punya anggota keluarga tidak pulang dalam 24 jam terakhir silakan melapor,” pungkasnya.
Sebelumnya, jasad seorang pria tanpa identitas ditemukan tertelungkup di dalam hutan di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang.
Saat ditemukan, pria itu sudah dalam kondisi meninggal dunia dan terdapat luka di beberapa bagian tubuhnya seperti bagian punggung dan bagian kepala.
Polisi, kini tengah menyelidiki kasus itu untuk mengungkap siapa identitas korban serta apa yang menyebabkan kematiannya. (riz)
Editor : Achmad RW