RadarJombang.id – Tabrakan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Surak, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Gudo, Jombang Rabu (25/12) pagi.
Seorang pelajar tewas usai terlibat tabrakan beruntun dengan sebuah sepeda angin dan motor lain.
Dari data yang dihimpun, kejadian maut itu berlangsung sekitar pukul 05.00.
Heru, 37, saksi di lokasi menjelaskan tabrakan itu bermula saat sepeda motor honda Vario nopol S 6502 ZG tengah berjalan dari arah utara ke selatan.
Sepeda motor ini, dikendarai Kafa Esaroby, 16, pelajar asal Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo.
“Yang remaja itu dari arah utara ke selatan, melaju kencang dan tidak terlalu lihat depan kayaknya,” ungkapnya.
Nahas, karena diduga tak memperhatikan arus kendaraan di depannya, motor yang dikendarai Kafa menyenggol sepeda angin yang sedang dikendarai Sarimin, 66, warga Dusun Surak, Pesanggrahan.
“Yang sepeda onthel ini arahnya sama dari utara, karena senggolan itu, yang pengendara motor jatuh, motornya ambruk,” lanjutnya.
Nahas, korban yang ambruk ke arah kanan, kemudian ditabrak sepeda motor Honda Megapro nopol AG 2051 OV yang sedang berjalan dari arah berlawanan.
Sepeda motor ini, sedang dikendarai Moh Febrian Anwar, 20, warga Desa Pehkulon, Kecamatan Papar, Kediri.
“Luka parah yang naik Vario itu, meninggal di tempat tadi,” pungkas Heru.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan tabrakan maut itu.
“Satu korban meninggal di tkp yakni pengendara vario, untuk pesepeda angin dan pengendara Megapro selamat tanpa luka berarti,” terangnya.
Tiga kendaraan yang terlibat insiden maut itu, disebus Siswanto juga telah dievakuasi.
Seluruhnya, kini diamankan di Mako Satlantas Polres Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk kendaraan sudah dievakuasi, penyebab pasti kejadian itu masih dalam pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW