Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tragis! Balita di Jombang Meninggal Dunia Dengan Kondisi Penuh Luka, Diduga Dianiaya

Achmad RW • Jumat, 13 Desember 2024 | 01:33 WIB
Ilustrasi balita meninggal diduga karena dianiaya
Ilustrasi balita meninggal diduga karena dianiaya

RadarJombang.id – Nasib tragis menimpa balita perempuan berusia 3,5 tahun asal Kecamatan Mojoagung Jombang berinisial K.

Ia, mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia pada Kamis (12/12) dini hari, dan diduga jadi korban penganiayaan pacar ibunya.

Kejadian tragis itu, diungkap kakak kandung ibu korban yakni M Juni Ariska, 30.

Juni menjelaskan, kejadian itu bermula saat TIP, 28 ibu korban pergi bersama pacarnya yakni JP, 28, warga Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito Jombang Rabu (11/12) siang.

“Awalnya korban itu dijemput jam 10.00 an sama ibu sama pacar ibunya itu, beberapa jam kemudian, ibunya sempat pulang tapi anaknya di sana (Palrejo,Red),” terangnya (12/12).

Ia menjelaskan, K memang tinggal bersama sang ibu setelah TIP memilih pisah ranjang dengan suami sahnya.

“Ibunya ini posisi memang pisah ranjang sama ayah kandung korban, dan dia pacaran sama yang sekarang itu,” lontarnya.

Namun, sekitar pukul 16.00, keluarganya menerima kabar jika K, sudah masuk rumah sakit. Saat dicek, ternyata kondisinya juga sudah kritis.

“Jam 16.00 itu sudah di RS PKU Muhammadiyah, kondisinya sudah kritis dan banyak luka di sekujur tubuhnya,” terangnya.

Juni, menyebut keponakannya itu menderita sejumlah luka di kepala, perut hingga kakinya. “Di kepala yang paling parah, kayak dipukul, yang di perut seperti luka cengkeraman,” lontarnya.

Kondisi K yang makin kritis, membuatnya dilarikan ke rumah sakit di Mojokerto. Namun nyawa balita mungil nan cantik itu tetap tak tertolong.

K, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.00.

“Dibawa itu sudah tidak ada nafas, diberi pacu jantung juga sudah. Jam 01.00 tadi meninggal dunia,” tambahnya.

Merasa janggal dan tak terima dengan meninggalnya sang keponakan, terlebih karena ditemukan luka, Juni pun melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Ia, awalnya melapor ke Polsek Sumobito sebelum akhirnya diarahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang.

“Sudah laporan juga ke Polres Jombang, jasad korban juga sudah dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan otopsi,” imbuhnya.

Keluarga berharap, polisi bisa mengungkap penyebab pasti kematian K itu. Terlebih, Juni menyebut keluarga yakin ia jadi korban penganiayaan.

“Kayaknya karena pukulan, yang parah di kepala. Diduga dianiaya pacarnya ibu korban itu,’ pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sumobito Iptu Bagus Tejo Purnomo membenarkan kejadian itu.

Pihaknya juga membenarkan jika keluarga korban, sempat melaporkan kejadian dugaan penganiayaan itu kepadanya.

“Sempat laporan ke polsek memang, namun karena terkait anak, kami arahkan melapor ke Unit PPA Polres Jombang, dan sudah ditangani di sana,” singkatnya.

Hingga berita ini ditulis, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra belum bisa dikonfirmasi. Upaya telepon dan pesan singkat yang dikirim kepadanya belum berbalas. (riz)

Editor : Achmad RW
#meninggal dunia #penuh luka #Diduga #Mojoagung #Jombang #tewas #balita #dianiaya