RadarJombang.id – Kawanan pencuri beraksi di Dusun Klampisan, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Sabtu (7/12) dini hari.
Sebuah mobil pikap yang diparkir di halaman rumah raib dicuri.
”Kejadiannya Sabtu (7/12) dini hari sekitar jam 02.00, tapi baru diketahui sama ibu saya itu sekitar pukul 05.00,” terang Rosidah, 29, anak korban.
Rosidah menjelaskan, semula mobil pikap nopol S 9259 WC tengah terparkir di halaman rumahnya.
Pikap itu, biasanya digunakan ibunya, Munikah, 53, warga berjualan di pasar.
”Jadi, biasanya pagi itu dipakai ke pasar, tapi malam itu karena ibu libur, tidak jualan, akhirnya diparkir di depan. Posisi terkunci mobilnya, tapi gerbang cuma ditutup saja,” lontarnya.
Rosidah menyebut, kejadian hilangnya pikap baru diketahui sekitar pukul 05.00.
”Baru tahu paginya kok pikap sudah tidak ada, terus pintu gerbang depan juga sudah terbuka,” lontarnya.
Setelah berusaha mencari, ia akhirnya mendapatkan petunjuk dari kamera CCTV milik tetangganya yang merekam aksi kawanan terduga pelaku pencurian itu.
”Kalau dari rekaman CCTV tetangga, terduga pelakunya tiga orang pakai dua motor. Dia mondar-mandir memang sebelum pencurian itu,” lanjutnya.
Usai mencuri mobil, CCTV itu juga merekam para pelaku meninggalkan lokasi secara terpisah.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Maling Buah di Pasar Mojoagung Dimassa Pedagang, Begini Akhirnya
Dua sepeda motor pergi terlebih dahulu, disusul kemudian pikap yang dibawa lari.
”Pikapnya dibawa lari, terekam kamera tetangga, dibawa ke arah timur,” lontarnya.
Rosida juga menyebut, kejadian itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Proses olah kejadian perkara juga telah dilakukan.
”Sudah dilaporkan ke polisi, semoga saja pelakunya bisa segera terungkap,” tambahnya.
Baca Juga: Geger Penangkapan Emak-emak Pencuri Motor di Mojoagung Jombang, Pelakunya Ternyata...
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojowarno Kompol Yogas membenarkan adanya pencurian pikap itu.
”Jadi benar, ada laporan dari warga Tejo, Mojoagung, pikap dicuri dengan kerugian materiil mencapai Rp 70 juta,” lontarnya.
Yogas juga menyebut, kasus itu kini tengah diselidiki. ”Untuk pelaku masih dalam lidik (penyelidikan),” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW