RadarJombang.id - Sc, 45, pria asal Kecamatan Bandarkedungmulyo ini nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Jasad pria yang dikenal pendiam itu ditemukan istrinya sendiri di belakang rumahnya.
“Kejadiannya diketahui istri yang bersangkutan, R, sekitar pukul 05.30 Jumat pagi,” terang Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Sumadji.
Sumaji menjelaskan, pagi itu R sedang keluar rumah lewat pintu belakang karena ia akan membakar sampah.
Nahas, saat itu ia melihat jasad suaminya sudah dalam posisi menggantung pada kayu kusen rumah.
“Mengetahui itu, istri korban ini kemudian meminta tolong kepada tetangganya yang lain dan melapor ke petugas,” lanjutnya.
Saat ditemukan, kondisi Rc sudah dalam posisi meninggal dunia dengan leher terjerat tali.
Polisi pun, dibantu petugas kesehatan melakukan pengecekan pada jasad korban.
Hasilnya, dipastikan jika Rc meninggal murni karena gantung diri.
“Tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan di tubuh korban, indikasi bunuh diri dikuatkan dengan tanda bunuh diri seperti keluarnya sperma dan feses, serta bukti jeratan di leher korban,” imbuhnya.
Sumadji menyebut, hingga kini masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait motif korban melakukan aksinya itu.
Baca Juga: Ditinggal Istri Gegara Tak Bisa Belikan Motor, Pria di Jombang Nekat Akhiri Hidup Gantung Diri
“Korban dikenal pendiam, sehingga motifnya belum bisa dipastikan, namun jasadnya sudah dimakamkan karena keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (riz)
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.
Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Editor : Achmad RW