Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Angin Kencang Terjang Dua Desa di Kesamben Jombang, Rumah hingga Atap Masjid Rusak

Achmad RW • Sabtu, 23 November 2024 | 01:12 WIB
Atap masjid di Desa Pojokrejo, kesamben Jombang yang rusak diterjang angin kencang
Atap masjid di Desa Pojokrejo, kesamben Jombang yang rusak diterjang angin kencang

RadarJombang.id - Angin kencang melanda dua desa di Kecamatan Kesamben, Jombang Jumat (22/11) sore.

Akibat kejadian itu, sejumlah rumah warga terdampak, bahkan atap masjid setempat ikut rusak.

Salah satu lokasi yang terdampak, adalah Dusun Ngerco Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben.

Menurut keterangan warga, kejadian angin kencang itu berlangsung sekitar pukul 14.30.

Aulia Putri Indrianti, 21, salah satu saksi menjelaskan angin kencang itu berawal dari hujan dan angin kencang.

“Awalnya mendung gelap, hujan terus angin kencang datang,” terangnya.

Tak lama, sekitar 15 menit setelah hujan dan angin kencang itu berlangsung, kerusakan pun langsung terlihat.

Sejumlah rumah warga rusak, sejumlah kabel di sekitar rumahnya juga putus.

“Begitu hujan reda, kabel banyak yang tertimpa pohon, beberapa genting rumah warga juga rusak diterpa angin,” imbuhnya.

Yang paling parah, adalah kondisi atap masjid Syamilushofiyah di Dusun Ngerco, Desa Pojokrejo.

Atap samping masjid yang terbuat dari galvalum itu ambruk dan terbalik diterjang angin.

“Yang terparah memang masjid itu, bagian sampingnya ambruk tadi,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Heri Mustofa, Perangkat Desa Pojokrejo membenarkan kejadian itu.

“Yang paling parah di kanopi masjid karena memang di sebelah kanan kiri masjid ini tidak ada bangunan jadi lahan bebas, sehingga angin itu lebih besar, kalau di lingkungan tadi hanya kabel-kabel putus,” ungkap Heri.

Pihaknya menyebut, selain di Dusun Ngerco, angin kencang itu melanda sejumlah dusun lain, namun dampaknya tak terlalu parah. “Ada di Gudang juga tadi, tapi kerusakan kecil,” imbuhnya.

Hingga Jumat sore, sejumlah warga pengurus masjid dan santri di pondok pesantren masih membersihkan puing-puing reruntuhan atap kanopi masjid itu.

“Masih dibersihkan sekarang, beruntung tidak ada korban luka dan korban jiwa,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Stevy Maria Supervisor Pusdalops BPBD Jombang membenarkan kejadian itu. Menurutnya, dari laporan yang masuk ada dua desa yang terdampak angin kencang itu.

“Laporan yang masuk ada dua, Dusun Ngerco Desa Pojokrejo dan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, kecamatan Kesamben,” terangnya (22/11) petang.

Pihaknya menyebut, hingga kini tak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu, petugas dari BPBD Jombang juga masih melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi.

“Kami masih melakukan pendataan,” pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#Kesamben #rumah #Jombang #Atap Masjid #Angin Kencang #rusak