RadarJombang.id – Warga Desa Made, Kecamatan Kudu, Jombang digegerkan dengan adanya kejadian penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.
Dari informasi yang beredar, korban merupakan seorang preman yang kemudian dimassa warga.
“Kemarin infonya di Desa Made, Kudu ada preman dihabisi warga cak. Kepala ditimpa batu sampai tewas,” tulis pesan singkat yang diterima wartawan.
Dalam pesan itu, pengirim juga menyebut jika ada 15 orang yang diduga menjadi pelaku, bahkan dua orang telah diamankan polisi. “Dari 15 org yg diamankan, 2 jd tsk,” lanjutnya.
Hal itu, dikonfirmasi M, salah satu Perangkat Desa Made. Ia menyebut, kabar itu memang benar.
“Jadi memang benar itu, kejadiannya Jumat (15/11) malam, namun baru ramai di Sabtu (16/11) paginya,” terangnya.
Kejadian itu, juga disebutnya berlangsung di Dusun/Desa Made, Kecamatan Kudu.
“Lokasinya di jalan pinggir sungai, kalau kronologinya saya belum tahu pasti,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra membenarkan kejadian itu.
“Jadi memang benar; ad aitu (penganiayaan,Red). Korbannya bernama Sudar mono, 38, menderita luka dan sempat dirawat di rumah sakit dan akhirnya meninggal di rumah sakit,” terang Margono (18/11).
Hingga kini, Margono juga menyebut sudah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku utama.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Tiga Kendaraan di Mojowarno Jombang, Pemotor Tewas Akibat Luka Parah di Kepala
“Yang diamankan dua orang, inisial Y dan AC, seluruhnya usianya dewasa,” imbuhnya.
Saat disinggung terkait motif penganiayaan itu, Margono menyebut masih melakukan pendalaman.
‘Untuk motif, masih kami dalami, termasuk apakah dua orang ini saja atau ada orang lain yang terlibat masih dikembangkan. Kalau sudah lengkap akan disampaikan nanti,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW