RadarJombang.id - Rekaman detik-detik kejadian Kecelakaan beruntun di KM 92 Tol Cipularang arah Jakarta beredar luas di media sosial.
Selain rekaman video dashboard mobil, rekaman kecelakaan beruntun ini juga datang dari CCTV.
Video rekaman CCTV terjadinya kecelakaan maut itu, juga beredar luas, salah satunya diunggah akun medsos Threads @pocongkeliling21.
Dalam unggahannya itu, akun tersebut memperlihatkan proses terjadinya kecelakaan dari CCTV milik Tol Cipularang di KM 92.
Kamrea ini, terlihat merekam bagaimana kecelakaan itu berlangsung dari arah samping kanan jalur arah Jakarta.
Dalam rekaman berdurasi kurang dari 10 detik itu, terlihat truk yang mengalami rem blong itu telah menyeruduk sejumlah mobil.
Truk kontainer muatan kertas itu, terlihat berjalan sangat kencang hingga kemudian ambruk di jalur cepat.
Nahasnya, sesaat sebelum ambruk, truk itu menyeruduk sebuah mobil berwarna hitam yang membuat mobil tersebut terlempar melintasi median jalan tol itu.
Mobil yang diseruduknya itu, juga akhirnya terjatuh dalam posisi terbalik di jalur berlawanan.
Selain itu, rekaman CCTV juga mengungkap kecelakaan beruntun yang membuat 23 kendaraan terlibat itu berlangsung saat jalanan tol dalam kondisi padat merayap.
Terlihat, kendaraan yang menuju arah Jakarta memang tengah menumpuk di jalur cepat maupun jalur lambat.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Sejumlah Kendaraan Terlibat Hingga Bertumpuk
Sehingga saat truk itu lepas kendali, kendaraan yang ditabraknya juga memang tengah mengantre jalan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast menyatakan kecelakaan diawali adanya truk bermuatan berat yang mengalami rem blong.
"Rem blong karena bermuatan cukup banyak, cukup berat. Sehingga menabrak kendaraan yang ada di depannya, kemudian terjadilah tabrakan beruntun dengan kendaraan lainnya," kata Jules, saat dikonfirmasi, Senin (11/11).
Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki penyebab pasti dari kecelakaan beruntun tersebut.
Kecelakaan itu, merusak 23 kendaraan yang terlibat. Selain itu, 1 orang dipastikan tewas di lokasi, sementara 22 lainnya mengalami luka-luka. (riz)
Editor : Achmad RW