RadarJombang.id - Kecelakaan parah melibatkan sebuah pikap dan Honda Mobilio terjadi di KM 704.100 Tol Jombang Mojokerto atau Tol Jomo Senin (28/10) siang.
Benturan keras antara dua kendaraan itu, membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah.
Akibat kecelakaan itu, mobil pikap terbalik sementara Honda Mobilio terpental hingga menyebrang jalur.
Kedua kendaraan rusak parah akibat kecelakaan itu, 6 penumpang dari kedua kendaraan juga mengalami luka-luka.
Mereka adalah:
1. Budi Santoso, 42, (Sopir pikap membawa muatan cabai)
Warga Brangkal, Bandarkedungmulyo, Jombang
Kondisi: Luka pada wajah kiri, benjolan pada dahi, luka sobek pada telingga
2. Dede Kurnia, 35, (Sopir Honda Mobilio),
Warga Kampung Bongkar, Situgede, Karangpawitan, Garut Jawa Barat
Kondisi: Luka lecet pada tangan, wajah dan kaki, nyeri pinggang
3. Rudi Alpian, 30
Warga Desa Golak, Karangkawitan, Garut, Jawa Barat
Kondisi: Mengalami sesak
4,. Ditto Resi Ilahfi, 19
Warga Desa Golak, Karangkawitan, Garut, Jawa Barat
Kondisi: Nyeri pinggang
5. Al Amra Chandra, 34
Warga Mandala Wangi, Kecamatan Cicalengka, Bandung, Jawa Barat
Kondisi: Luka pada tangan kanan
6. Fahmi, 33
Warga Desa Golak, Karangkawitan, Garut, Jawa Barat
Kondisi: Luka sobek pada leher 3 cm, terdapat jejas pada dada kiri.
Baca Juga: Truk Paket Tabrak Crane di Tol Jombang Mojokerto, Sopirnya Luka Berat
Head Of Business & Relation Astra Tol Jomo, Udhi Dwi Saputro menjelaskan, seluruh korban kecelakaan itu, kini telah dievakuasi ke rumah sakit.
"Keseluruhan korban kecelakaan tersebut kini dirujuk di RS Basoeni Mojokerto," imbuhnya.
Kronologi kecelakaan mobilio dan pikap
Untuk diketahui, kecelakaan antara pikap pembawa cabai dan rombongan yang meniaki Honda Mobilio ini berlangsung sekitar pukul 11.10.
Lokasi kecelakaan itu, masuk di Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang.
Awalnya, sebuah Honda mobilio nopol D 1306 WW berjalan dari arah Jombang menuju Surabaya.
Mobil ini, sedang disopiri Dede Kurnia, 35, awak Situgede Karangpawitan, Garut, Jawa Barat.
Di dalam mobil itu, ada 4 orang penumpang lain yang seluruhnya warga Bandung, Jawa Barat.
"Menurut keterangan pengemudi, kendaraan melaju dari Bandung tujuan Sidoarjo di L1 dengan kecepatan sedang," terangnya.
Namun, setibanya di KM 704+000 A di depan kendaraan mobilio ada kendaraan pikap Isuzu Traga nopol L 9523 CB yang sedang pecah ban.
Pikap ini, sedang disopiri Budi Santoso, 42, warga Brangkal, Bandarkedungmulyo Jombang.
"Selanjutnya kendaraan mobilio yang ada di L1 menghindari pikap yang terbalik dengan membanting setir ke kanan sehingga kehilangan kendali dan masuk ke median tengah lanjut menyebrang ke sisi jalur B," lontarnya.
Kedua kendaraan kini juga telah dievakuasi dan kasusnya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang. (riz)
Editor : Achmad RW