RadarJombang.id - Seorang nenek tunawisma bernama Jumila ,78, ditemukan tewas dalam bedak Pasar Legi di Emplasemen bekas Stasiun Jombang Kota yang terletak di Dusun Sambongduran, Desa/Kecamatan Jombang.
Mayat nenek tersebut pertama kali ditemukan tukang becak, Anshori, 57, yang biasa mengantar korban berangkat mengemis.
Kapolsek Jombang, AKP Soesilo mengatakan, jasad nenek tunawisma itu diketahui pada (16/10) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Seperti biasa tukang becak ini sehari-hari mengantar jemput korban dengan mengendarai becaknya untuk mengemis di Pasar PON Jombang," ujar Soesilo.
Namun, saat saksi tiba di tempat Jumila singgah, Anshori membuka pintu gubuk dan melihat Jumila tertidur di lantai.
"Mengetahui itu, saksi meninggalkan korban untuk menunggu korban bangun," lanjutya.
Satu jam kemudian, saksi kembali mendatangi bedak itu dan membukanya, namun ia melihat Jumila tetap masih dalam posisi yang sama.
"Karena tidak seperti biasanya korban belum bangun, selanjutnya saksi berusaha untuk membangunkan korban namun Korban sudah tidak bergerak dan saksi memegang tangan Korban namun sudah dingin," jelasnya.
Anshori kemudian meminta pertolongan kepada sejumlah pedagang di pasar legi, sehingga perangkat desa dan petugas kesehatan mulai berdatangan untuk mengecek kondisi korban.
"Dari hasil pengecekan, benar bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, atas kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Jombang," jelasnya.
Polisi bersama tim inafis datang untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara petugas BPBD membawa korban ke RSUD Jombang.
Baca Juga: Pikap Picu Kecelakaan Maut di Jembatan Ploso Jombang, Motor Terbakar, Satu Tewas
"Menurut keterangan lisan dokter forensik, korban meninggal dunia diduga karena sakit sebab tidak ditemukan bekas keracunan ataupun penganiayaan bekas benda tumpul," pungkasnya. (yan/riz)
Editor : Achmad RW