RadarJombang.id – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tingkat di Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kamis (26/9) siang.
Akibatnya, sebuah rumah dengan isi perabotan didalamnya hangus dilalap si jago merah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran rumah tingkat ini.
Pantauan di lokasi, tampak api masih berkobar hebat melanda isi rumah di Jl Adityawarman itu. Beberapa petugas damkar tampak berjibaku memadamkan api.
Mereka sempat kesulitan memadamkan api karena kondisi area yang terbakar sudah cukup massif.
Beruntung sejumlah barang berharga seperti motor berhasil dikeluarkan terlebih dulu.
Agus Sucipto, 62 saksi mata di lokasi mengakui, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00.
”Saya keluar rumah setelah terdengar bunyi meledak di dalam rumah itu,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Lelaki yang tinggal di sebelah TKP ini mengaku sempat panik, api akan merembet ke rumahnya. Pasalnya, titik api berada tepat di samping atap rumahnya.
”Saya ambil semproti pakai slang agar api tak merembet,’’ tambahnya.
Ia mengaku, saat rumah tersebut terbakar pemilik rumah tak ada di lokasi. Namun, ia bersama warga langsung menghubungi pemilik rumah.
”Itu rumahnya pak Hanik, tapi kini ditempati Mas Dani dan Mbak Sofi,’’ jelas dia.
Disinggung soal penyebab kebakaran, ia mengaku tak tahu pasti.
Pasalnya, saat ini keluar rumah, kepulan asap sudah membumbung tinggi dan api sudah melalap isi bangunan. ”Kalau penyebabnya tidak tahu,’’ pungkasnya.
Hingga pukul 15.00, sebanyak tiga kendaraan damkar masih berjibaku memadamkan api di lokasi.
Plt Kalaksa BPBD Jombang dipercayakan kepada Yudha Asmara membenarkan kejadian kebakaran di kelurahan Kaliwungu.
”Kami menerima informasi sekitar pukul 15.30. Kemudian secepat mungkin tim bergegas menuju lokasi,’’ ujar dia.
Ia mengatakan, telah menerjunkan 1 unit damkar dan 1 unit supply air. Menurut dia, api telah berhasil padam pukul 15.40. ”Ini tim masih di lokasi melakukan investigasi,’’ tambahnya.
Pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci, apa penyebab kebakaran yang melanda rumah tersebut.
”Setelah kejadian, kami harus melakukan investigasi terlebih dulu. Termasuk mencari penyebab kebakaran serta menghitung estimasi kerugian,’’ pungkasnya. (ang/riz)
Editor : Achmad RW