RadarJombang.id – Unggahan seorang pria dalam kondisi lemas tergolek tak berdaya diduga dibuang di wilayah Kediri viral di media sosial.
Pria itu, diketahui ternyata seorang pasien terlantar yang menderita penyakit menular dan sempat dirawat di RSUD Jombang.
Kabar ini, salah satunya diunggah akun Instagram @info_seputar_jombang yang menyebut jika jasad pria itu ditemukan tergeletak di wilayah Kediri setelah diturunkan dari sebuah minibus.
“Pak Roni, warga Menang, Pagu, Kediri, menemukan seorang laki-laki tergeletak di area Sendang Tirtokamandanu Pagu. Kata Pak Roni, sebelumnya orang tersebut diturunkan minibus warna silver nopol S 7051 UW,” tulis akun tersebut Rabu (11/9) pagi.
Dalam unggahannya, akun itu juga menyebut jika pria itu diketahui adalah salah satu pasien dari RSUD Jombang. Hal itu terlihat dari obat yang dibawanya.
“Di samping laki-laki itu ada beberapa obat yang terbungkus plastik dan surat keterangan pemeriksaan dari Poli Paru di daerah Jombang,” lanjutnya.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Jombang dr Ma’murotus Sa’diyah membenarkan kejadian ditemukannya pria terlantar di Kediri itu.
Namun, pihaknya membantah perihal adanya upaya pembuangan pasien tersebut.
“Ya memang dia pasien RSUD Jombang. Dan sebelumnya sudah boleh pulang karena kondisi sudah baik,” terangnya.
Namun, Eyik sapaan akrabnya menyebut jika pria itu berstatus T4 alias Tempat Tinggal Tidak tetap atau gelandangan.
“Karena T4 alias terlantar maka kami koordinasi dengan Dinas Sosial Jombang untuk penjemputan dan sudah dijemput oleh Dinas Sosial pada Selasa (10/9),” lontarnya.
Ia, juga membenarkan jika pasien itu akhirnya ditemukan kembali di Kediri dan telah diantarkan Dinas Sosial Kediri ke RSUD Jombang.
“Pasien masuk kesini lagi tadi Rabu (11/9) malam dalam kondisi lemas karena ditemukan di Kediri. Kemungkinan kecapekan atau kenapa, dan karena ada kertas obat yang tertulis RSUD Jombang sama warga dikirim ke RSUD Jombang,” imbuhnya.
Kini pasien tersebut juga tengah mendapat perawatan intensif di RSUD Jombang.
“Karena penyakit menular, posisinya dirawat di ruangan khusus dan tidak boleh dijenguk,” pungkasnya.
Terpisah, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Jombang Tri Suhartono juga tak menampik hal itu.
Ia menyebut, pria bernama Heri Kiswanto yang ditemukan di Kediri itu memang sebelumnya sempat ditemukan warga di wilayah Jombang hingga dirawat di RSUD Jombang.
“Sekitar seminggu lalu awalnya itu, dia ditemukan di daerah sekitar Jatipelem, karena sakit dibawa ke RSUD, karena memang T4 statusnya, pembiayaannya kami tanggung,” lontarnya.
Tri menjelaskan, hingga akhirnya dinyatakan sembuh pada Selasa (10/9), ia tak berhasil mendeteksi keluarga yang mau ditempatinya.
“Dia mengaku ada keluarga di Mojowarno, tapi tidak bersedia ditempati, juga dia mengaku ada beberapa lainnya yang mengaku dia punya kenalan namun alamatnya tidak tahu,” lontarnya.
Hingga akhirnya, Heri disebutnya memaksa untuk dipulangkan ke Kediri untuk menuju ke rumah rekan atau familinya yang lain.
“Jadi kami fasilitasi, kami naikkan elf dan diberi uang saku, tapi ternyata Selasa malam dia ditemukan oleh rekan Dinsos Kediri di sana,” lontarnya.
Kini, Heri disebutnya telah kembali menjalani perawatan setelah dikirim Dinsos Kediri ke RSUD Jombang.
Pihaknya, kini tengah berkoordinasi untuk mencari tempat penampungan Heri setelah nanti dinyatakan sembuh dan boleh keluar.
“Kondisinya memang mengidap penyakit menular, kami sedang mencari lokasi untuk penempatan yang bersangkutan, kami sedang berupaya ke Kemensos barangkali bisa nanti diletakkan di Surakarta,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW