RadarJombang.id - Penemuan kerangka wanita muda diduga korban pembunuhan menggemparkan warga Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo Senin (26/8).
Diduga, kerangka perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Forensik Bhayangkara Polda Jatim telah ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul di bagian tengkorak kepala. Diduga kekerasan ini terjadi saat korban masih hidup.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan, awal mulanya anggota Polsek Waru mendapatkan laporan dari salah seorang pekerja Jasa Marga mengenai penemuan kerangka manusia terbungkus terpal.
Saat itu, petugas Jasa Marga sedang melakukan proses perbaikan pagar pembatas pada Jalan Tol KM 743/500 A, Surabaya-Gempol.
"Mereka menginformasikan penemuan terpal yang ternyata di dalamnya berisikan kerangka tubuh manusia yang sudah menjadi tulang belulang," ujarnya dikutip dari Radar Sidoarjo.
Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo, kemudian melakukan pengecekan, olah TKP dan mengamankan barang bukti.
"Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan otopsi," ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Tim Forensik Bhayangkara Polda Jatim, kerangka mayat korban berjenis kelamin perempuan, berusia antara 15 sampai 21 tahun.
"Dugaan sementara penyebab kematian dari hasil otopsi terdapat kekerasan berupa dua patah tulang tertutup pada tulang kepala sisi depan," ungkapnya.
Bekas kekerasan tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Selain itu, dokter forensik juga menyimpulkan kekerasan ini diduga terjadi saat korban masih hidup.
Pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap kasus ini.
"Diperkirakan meninggal sudah 1 sampai 1,5 tahun. Termasuk prioritas kami ada mencari dan mengidentifikasi korban," urainya.
Pihaknya juga mengimbau, untuk masyarakat, jika memang ada anggota keluarga dengan jenis kelamin perempuan, berusia 15-21 tahun untuk segera melapor.
“Kalau yang merasa anggorta keluarganya sekiranya hilang atau tidak diketahui keberadaannya silahkan melapor kepada kami di Polsek Waru maupun Polresta Sidoarjo," imbaunya. (sda/riz)
Editor : Achmad RW