RadarJombang.id - Kecelakaan maut melibatkan bus AKDP Harapan Jaya dan truk terjadi di KM 672.400 A Tol Jombang Mojokerto (Jomo) Selasa (2/7) dini hari.
Kedua kendaraan yang terlibat lecelakaan ini, adalah truk Mitsubishi nopol N 9570 EF dan bus harapan jaya nopol AG 7486 US.
Akibat peristiwa itu, kondektur bus harapan jaya atas nama Chandra, warga Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri meninggal dunia di lokasi.
Kanit 3 PJR Polda Jatim, AKP Yudhiono mengatakan, kecelakaan tabrak belakang itu, berawal saat bus yang disopiri Ary Eko, 37, warga Desa Krajan, Kecamatan Ngelangsor, Trenggalek ini melaju dari arah Jakarta hendak menuju ke Malang.
"Bus berpenumpang 14 orang ini dari arah Jakarta menuju Malang melaju di jalur cepat," kata Yudhiono.
Sesampainya di KM 672+400 A, ruas tol Jomo, sopir bus diduga mengantuk sehingga tidak memperhatikan arus kendaraan di depannya.
Bus sarat penumpang itupun kemudian menabrak bagian belakang truk yang sedang disopiri Juwandi, 47, warga Desa Gayam, Kecamatan Nguter, Sukoharjo Jawa Tengah.
"Bus menabrak kendaraan truk yang melaju di depannya yang saat itu truk melaju di jalur lambat," ujarnya.
Kecelakaan itu, menyebabkan bus mengalami ringsek parah pada bagian depan.
Akibat tabrakan itu, kondektur bus harapan jaya mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian lakalantas.
"Kondektur bus meninggal dunia di lokasi, sedangkan dua orang lainnya yang ada di dalam bus mengalami luka ringan," tuturnya.
Kecelakaan itu, kini ditangani oleh unit Gakkum Satlantas Polres Jombang.
"Barang bukti laka dilimpahkan ke unit laka satlantas polres Jombang," kata Yudhiono. (riz)
Editor : Achmad RW