Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Innalillahi, Dua Balita di Jombang Jadi Korban DBD Terbaru, Meninggal Dunia Karena DSS

Achmad RW • Jumat, 19 April 2024 | 12:57 WIB
Ilustrasi waspada kasus DBD
Ilustrasi waspada kasus DBD

RadarJombang.id - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali memakan korban jiwa di Jombang.

Sepanjang Jumat (18/4), ada dua balita di Jombang yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang karena DBD.

”Ya kemarin dalam satu hari, dua meninggal dunia, dua-duanya masih balita,” kata dr Ma’murotus Sa’diyah Direktur RSUD Jombang, kemarin (18/4).

Balita pertama yang meninggal itu inisial M, usia 3 tahun, asal Desa Jombok, Kecamatan Kesamben.

Balita lucu ini tiba di RSUD Jombang dalam kondisi lemas karena Dengue Shock Syndrome (DSS).

Kemudian balita kedua yang meninggal dunia, berinisial I, berusia 9 bulan asal Desa Kepuhrejo, Kecamatan Kudu.

Sama seperti M, kedatangan I di RSUD Jombang juga dalam kondisi DSS.

”Kalau kondisi DSS itu memang sudah parah, dan dan langsung dirawat di ICU dengan penanganan khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Syaiful Anwar Plt Kepala Dinas Kesehatan Jombang mengatakan, adanya 2 balita yang dilaporkan meninggal dunia di RSUD Jombang, menambah jumlah korban meninggal akibat DBD.

Sampai sekarang, sudah ada 12 pasien DBD yang tidak tertolong hingga meninggal dunia di sepanjang 2024.

”Laporan dari RSUD Jombang kami terima kemarin (Rabu),” ungkap dia.

Baca Juga: Tambah 1 Anak, Jumlah Pasien Meninggal Dunia Akibat DBD di Jombang Jadi 10 Orang

Ia menyampaikan, ada 9 pasien meninggal di bulan Februari, satu pasien meninggal di bulan Maret, dan 2 orang meninggal di bulan April.

”Mudah-mudahan tidak bertambah lagi, PSN harus terus dilakukan masyarakat,” pungkasnya. (wen/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#dbd #meninggal dunia #Jombang #balita