Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tabungan PKK Diembat, Rumah Perangkat Desa di Jombang Jadi Sasaran Demo

Achmad RW • Rabu, 27 Maret 2024 | 12:14 WIB
Rumah perangkat Desa Mancar, Kecamatan Peterongan Jombang bernama ML yang dipasangi warga poster bernada protes.
Rumah perangkat Desa Mancar, Kecamatan Peterongan Jombang bernama ML yang dipasangi warga poster bernada protes.

RadarJombang.id -  Sebuah rumah milik salah satu perangkat Desa Mancar, Kecamatan Peterongan Jombang jadi sasaran aksi demonstrasi warga.

Rumah perangkat desa ini, dipasangi sejumlah poster bernada protes sejak Senin (25/3) lalu.

Penyebabnya, tak lain karena warga kecewa uang tabungan PKK yang kabarnya habis digondol perangkat desa dan istrinya.

Seperti yang terpantau di rumah ML Kasi Pemerintahan Desa Mancar dan istrinya E, bendahara PKK Desa Mancar ini.

Di depan rumah yang terlihat kosong itu, terpasang sejumlah poster bernada protes.

Seluruh poster itu, menggambarkan kekecewaan warga karena uang mereka yang terancam hilang dibawa E.

Seperti “Kembalikan uang hasil keringat kami” juga tulisan “ojok ngentekno duek e wong cilik, cepet balekno ojo janji-janti tok” ada pula tulisan “Saya janda butuh biaya tolong kembalikan uang saya, pengurus PKK harus tanggungjawab”.

Ada pula sejumlah tulisan makian hingga sumpah serapah lain di depan rumah itu.

“Rumahnya memang kosong, sudah beberapa hari ini tidak terlihat si ML sama E,” ungkap AT, warga di lokasi.

Ia menyebut, pemasangan poster protes itu, juga merupakan sejumlah anggota PKK dari beberapa RT di RW 3 Desa Mancar.

“Jadi itu perkaranya memang ada uang tabungan ibu-ibu, dipegang bendahara, katanya mau dibagi H-7 lebaran, tapi tidak jelas uangnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Selain Honorer, Kades dan Perangkat Desa Dipastikan Tak Dapat THR, Alasannya Gegara Ini

Sebelum memasang poster itu, AT juga menyebut sejumlah warga sempat melakukan demonstrasi di Balai Desa Mancar dengan membawa poster yang sama.

Warga meminta uang mereka dikembalikan sesuai perjanjian.

“Habis dari balai desa itu, terus ramai-ramai ke rumah itu kemarin, wah ramai sekali itu kondisinya, kayak orang konvoi,” lontarnya.

Namun, kedatangan warga itu disebutnya terlambat, karena ML dan E sudah lebih dulu meninggalkan rumah tanpa pemberitahuan.

“Sekarang nggak tahu di mana, posisinya menghilang, nggak pernah terlihat kerja juga sudah semingguan,” pungkasnya.

Hal senada, juga disampaikan Fia, 48, salah satu warga yang sempat ikut berdemonstrasi ke Balai Desa Mancar.

"Masalah tabungane wong wong (orang - orang) khusus RW 3 tak cair nilainya melebihi dari 50 sampai 100 juta rupiah," kata Fia.

Protes itu, disebutnya dilakukan warga lantaran warga geram ML dan E justru menghilang setelah berjanji mencairkan tabungan uang yang telah mereka sisihkan setahun terakhir.

“Ngomongnya hari raya kurang 1 minggu dibayar dan terus rumah itu terlalu terkunci orangnya nggak ada dan tidak bisa dihubungi," terangnya.

Kepala Desa Mancar Nur Prasetyo yang dikonfirmasi, membenarkan protes warga itu.

"Jadi benar, Senin kemarin memang ada unjuk rasa ke balai desa dari warga dua RT di Dusun Mancar Barat, ke pak ML, masalah uang tabungan PKK," ungkapnya Selasa (26/3) malam.

Nur juga membenarkan, ML hingga kini hilang dan tak diketahui rimbanya.

"Kami masih berupaya mencari keberadaan pak ML ini, kami juga berupaya memfasilitasi warga," pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#Mancar #peterongan #tabungan #rumah #Demo #Jombang #perangkat desa #pkk #poster