Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ditinggal di Ruang Depan, Balita di Jombang Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hanyut di Saluran Air

Achmad RW • Kamis, 22 Februari 2024 | 16:34 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan pada jasad balita yang hanyut di saluran air
Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan pada jasad balita yang hanyut di saluran air
Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan pada jasad balita yang hanyut di saluran air
Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan pada jasad balita yang hanyut di saluran air

RadarJombang.id  - SAP, balita berusia 2,5 tahun warga Dusun Grenggeng, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro meninggal dunia akibat tercebur saluran tersier di depan rumahnya, Rabu (21/2) sore.

Jasad balita sempat hanyut di saluran air hingga ditemukan sekitar satu kilometer jauhnya dari rumahnya.

Balita tersebut merupakan anak pasangan suami istri, Sukistiyoko dan Eka Yuni Wulandari.

”Tadi kejadian sekitar pukul 15.30. Saat hujan deras berlangsung," ujar Kepala Desa Rejoagung Ahmad Kasani.

Kejadian bermula saat EK memandikan korban. Setelah memandikan korban, diduga EK meninggalkan korban di ruang depan rumah untuk melakukan pekerjaan rumah lainnya.

”Setelah memandikan ditinggal ke dalam," bebernya.

Tidak berselang lama, sang ibu mencari korban akan tetapi tidak ditemukan. Mereka menduga korban terjatuh ke sungai di depan rumah.

Terlebih lagi debit air yang meluber karena hujan deras. ”Debit airnya memang tinggi dan  meluber,” katanya.

Orang tua dibantu warga mencari keberadaan korban dengan menyusuri sungai tersebut.

”Sekitar pukul 18.00 korban ditemukan berjarak 1 kilometer dari rumahnya," ungkapnya.

Setelah korban ditemukan langsung dilakukan pemeriksaan oleh dokter yang merupakan salah satu dokter di desa setempat.

Baca Juga: Cari Ayahnya, Balita di Jombang Tewas Diserempet Kereta

"Sempat diperiksa dr Dian akan tetapi dinyatakan meninggal," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Ngoro AKP Subandriyo membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Tidak ada bekas tanda penganiayaan setelah dilakukan pemeriksaan luar. Jasad korban kemudian dimakamkan," ungkapnya. (yan/naz/riz)

Editor : Achmad RW