Polisi menyebut, mayat pria di hutan Ngusikan Jombang itu dikenali sebagai warga Pasuruan yang hilang sejak 25 Januari 2024 lalu.
Kapolsek Ngusikan Iptu Suraji menjelaskan, mayat itu diidentifikasi Wahyu Subagio, 65, warga Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
”Jadi sehari setelah ditemukan, anak korban bernama Bekti Setiawan datang ke RSUD dan melakukan identifikasi hingga dikenali,” terangnya.
Dijelaskan, anak korban mengenali dari pakaian yang melekat di tubuh korban.
Meski kondisi tubuh korban sudah rusak, jasadnya dikenali sang anak karena ciri lain berupa sepeda motor yang dibawa korban.
”Menurut keterangan anaknya, korban meninggalkan rumah sejak 25 Januari 2024 lalu, menggunakan motor Honda Revo nopol N 6536 VJ dan sejak itu tidak pulang, nah motor itu juga ditemukan di lokasi tewas,” rincinya.
Selain itu, anak korban juga mengenali tas ransel hitam yang dibawa korban saat pergi dari rumah.
Di dalam tas itu, juga berisi sejumlah kunci bengkel yang saat korban hilang ikut dibawanya.
“Dan seluruhnya masih ada di lokasi ditemukannya korban,” lontarnya.
Soal kematian korban, diduga kuat meninggal dunia karena penyakit yang diderita. Hal itu dikuatkan pengakuan anak korban.
Baca Juga: Identitas Mayat Perempuan di Sungai Brantas Terungkap, Ini Penjalasan Polisi
“Menurut anaknya, korban memiliki riwayat sakit tremor akut sejak 33 tahun lalu, bahkan dua tahun belakangan kejiwaannya juga terganggu,” imbuh Suraji.
Pihak keluarga korban tak menghendaki otopsi dan menyatakan ikhlas atas kematian korban.
“Jasad diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Pudak Sili, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan digegerkan penemuan mayat seorang pria di areal hutan desa setempat, Kamis (15/2) siang.
Mayat pria ini, ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan diperkirakan sudah meninggal dua minggu lalu. (riz/ang/riz)
Editor : Achmad RW