Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lagi Asyik Enak-enak Kumpul Kebo, Tujuh Pasangan di Jombang Ini Kaget Saat Digerebek Warga

Anggi Fridianto • Selasa, 16 Januari 2024 | 14:10 WIB
DIAMANKAN: Sejumlah pasangan kumpul kebo digerebek warga Desa Jogoloyo Kecamatan Sumobito, kemarin.
DIAMANKAN: Sejumlah pasangan kumpul kebo digerebek warga Desa Jogoloyo Kecamatan Sumobito, kemarin.

Radarjombang.id - Warga Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito menggerebek Perumahan Buduran di desa setempat yang diduga jadi tempat kumpul kebo pasangan bukan suami istri, Senin (15/1) siang.

Ada tujuh pasangan yang diamankan warga beserta pemerintah desa siang kemarin.

Penggerebekan dilakukan warga, perangkat desa serta Bhabinkantibmas.

Mereka menggerebek sejumlah rumah di perumahan tersebut. Dari razia itu, sebanyak tujuh pasangan mesum terjaring razia.

Ironisnya, lima pasangan sedang asyik melakukan hubungan badan saat dilakukan penggerebekan.

Bahkan, ada satu pasangan yang masih di bawah umur

Setelah diamankan, pasangan tersebut digiring ke Polres Jombang untuk pendataan lebih lanjut.

Warga juga mengamankan beberapa alat kontrasepsi yang diduga dipakai pasangan bukan suami istri tersebut.

Saat digelandang warga, para pasangan yang terjaring razia itu hanya bisa menundukkan kepala.

Mereka juga menutup wajah dengan pakaian yang mereka kenakan.

Kepala Desa Jogoloyo Moh Toyib mengatakan, total ada tujuh pasangan yang diamankan dari razia itu.

’’Kita amankan tujuh pasangan mesum. Tadi saat penggerebekan ada yang kabur. Karena jumlah kami sedikit sehingga kewalahan. Sudah satu bulan ini perumahan ini disewakan untuk esek-esek. Makanya kami gerebek,’’ terangnya kepada wartawan.

Penggerebekan itu berawal dari laporan warga jika di dalam perumahan tersebut kerap disewakan untuk kegiatan esek-esek.

Informasi itu, sudah berhembus di kalangan warga sejak satu bulan lalu.

Setelah kepastian informasi didapat, akhirnya warga didampingi pemdes dan  Bhabinkantibmas  melakukan razia saat rumah tersebut ramai pengunjung.

’’Mereka mengaku menyewa kamar. Harganya Rp 30 ribu per jam. Dari satu kompleks perumahan tersebut ada lima rumah yang disewakan untuk pasangan kumpul kebo. Enam pasangan yang terjaring kita serahkan ke polisi,’’ jelasnya.

Warga bersama perangkat desa juga mengamankan sembilan kendaraan bermotor yang dipakai pasangan yang terjaring razia. Ada juga beberapa alat kontrasepsi serta buku tamu yang disediakan pemilik rumah. ’’Sewanya Rp 30 ribu per jam,’’ tandasnya.

Salah satu pemuda yang enggan disebutkan namanya mengaku, sudah dua kali menyewa tempat tersebut untuk memadu kasih. ’’Saya pesan lewat media sosial facebook. Sudah dua kali ini saya menyewa. Harganya Rp 30 ribu per jam. Lebih murah ini daripada hotel,’’ ujar warga Kecamatan Peterongan. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#bisnis esek esek #Jombang #Sumobito #prostirusi #Jogoloyo #pasangan mesum