RadarJombang.id - Jasad seorang pria IS, 50, warga Diwek ditemukan hancur terburai di sekitar perlintasan rel KA Dusun Jambu, Desa Jabon, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Kamis (4/1) pagi.
Diduga kuat, korban sengaja menabrakkan diri pada kereta api Bangunkarta yang melintas.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.20.
Namun baru diketahui warga sekitar pukul 06.00. Kereta api yang ditabrak korban Bangunkarta dengan tujuan Jakarta.
Menurut Nur Hidayat, 49, saksi mata yang ada di lokasi kejadian, semula ia diberi informasi tetangganya yang berjualan tahu soal adanya jasad tercerai berai di dekat rel kereta api.
"Ternyata benar ada orang ketabrak kereta api, terus saya lapor ke pak kasun," katanya.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah terpisah menjadi beberapa bagian.
Muncul dugaan, korban nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara menabrakkan diri pada kereta api.
Hal ini ada sepeda angin di dekat lokasi kejadian. "Ya kemungkinan besar orang bunuh diri," tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Jombang AKP Soesilo, membenarkan peristiwa itu.
Berdasarkan keterangan dari saksi, warga mendengar suara klakson kereta api yang berjalan dari arah timur ke arah barat dengan suara yang cukup keras dan terus menerus.
Baca Juga: Penyidikan Kasus Kecelakaan Kereta Api di Jombang Jalan di Tempat, Polisi Ungkap Kendalanya
Warga yang mendengar klakson KA itu, lanjutnya, tidak menaruh curiga.
Terlebih, sekitar pukul 05.35 WIB salah satu saksi melintas di perlintasan KA tersebut.
Saksi yang hendak mengantar tahu pesanan pelanggan itulah yang kemudian mengetahui ada potongan tubuh manusia di rel kereta.
"Saat berjalan terkejut melihat ada anggota tubuh yang tergeletak di rel kereta api," tutur Soesilo.
Mendapati temuan itu, selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke polsek setempat.
"Setelah itu kita datangi TKP, dengan tim INAFIS Polres Jombang dan BPBD Jombang untuk mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD Jombang," pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW