RadarJombang.id - Kecelakaan tunggal menimpa sebuah dumptruck muatan pasir tepat di ujung selatan Jembatan Baru Ploso di Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Jombang.
Kecelakaan tunggal yang berlangsung Sabtu (23/12) pagi itu, diduga disebabkan sopir mengantuk berat.
Menurut keterangan saksi, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00. Awalnya, dumptruck nopol S 8313 HM sedang berjalan dari arah selatan.
Truk ini, tengah disopiri Ahmad Fauzan, 41, warga Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
“Truk pasir itu dari arah Jombang mau naik Jembatan Ploso, kecepatan sedang,” terang Moch Fajar, 30, saksi di lokasi.
Namun, tepat sebelum naik di jembatan Ploso, truk tiba-tiba saja mengarah ke kiri.
Truk yang seharusnya melintas di ruas jembatan, justru menabrak bagian pembatas samping.
“Yang kena pembatas samping sama prasastinya hancur, truk juga terguling,” lanjutnya.
Akibatnya, muatan pasir yang berada di atas truk tumpah ke jalan. Bodi depan truk juga ringsek.
“Kayaknya sopir mengantuk, waktu ditanyain warga, kelelahan katanya,” imbuh dia.
Pantauan di lokasi hingga pukul 09.45, truk yang mengalami kecelakaan telah dievakuasi dan dipinggirkan.
Baca Juga: Perhatikan! Ini Jadwal Pembatasan Kendaraan Truk dan Bermuatan Selama Libur Nataru
Namun, proses evakuasi muatan pasir belum sepenuhnya rampung.
Terlihat satu orang pekerja dan sebuah truk lain masih berada di lokasi untuk mengakut pasir yang tumpah.
Jalan dari arah Jombang menuju Jembatan baru Ploso itu ditutup sementara sembari proses evakuasi berlangsung.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Truk yang mengalami kecelakaan juga telah dievakuasi,” pungkas Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto saat dikonfirmasi Sabtu (23/12) siang. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW