JOMBANG – Salah satu toko pakaian dan asesoris di kawasan Wisata Makam Gus Dur Dusun Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek disatroni maling, Minggu (3/12) siang.
Pelaku berhasil menggasak uang tunai ditaksir mencapai Rp 1,5 juta di dalam laci toko pakaian itu.
Aksi pelaku yang sedang masuk toko pakaian itu, terekam CCTV (Closed Circuit Television).
Pemilik toko M Junaidi Adha, 32, menjelaskan, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 12.45.
”Posisi waktu itu toko buka, tapi memang saya tertidur pulas,” terang Junaidi kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Junaidi menjelaskan, pencurian itu baru disadarinya sekitar pukul 14.00.
Saat itu, ibunya membangunkannya karena melihat laci penyimpanan uang penjualan di toko dalam kondisi terbuka.
”Jadi waktu itu ibu saya melihat posisi laci meja penyimpanan uang sudah terbuka, di dalamnya uangnya sudah tidak ada,” imbuhnya.
Di laci itu, sebenarnya ada sejumlah uangpecahan Rp 100 ribu, pecahan Rp 50 ribu dan beberapa uang pecahan yang lebih kecil.
”Yang diambil itu cuma yang pecahan besar, yang Rp 100 ribuan sama Rp 50 ribuan, yang pecahan kecil tetap,” tambahnya.
Sadar jadi korban pencurian, ia pun mengecek rekaman CCTV di tokonya.
Baca Juga: Aksi Pencurian Tabung Gas di Jombang Terekam CCTV, Ini Ciri-ciri Pelakunya
Benar saja, dari rekaman terlihat seorang pria asing berbaju motif bunga memakai topi menyatroni toko yang lokasinya di sekitaran kawasan wisata religi makam Gus Dur itu.
Dari rekaman itu, terlihat seorang pria mengendap-endap masuk tokonya setelah sempat terlihat memeriksa kondisi toko.
”Kalau dari rekaman, awalnya dia dari arah timur atau arah jalan besar, masuk, sempat ke barat melewati toko, kemudian balik lagi, mungkin karena melihat toko sepi dia masuk,” lontarnya.
Setelahnya pelaku dengan cepat membuka laci dan mengeluarkan uang sebesar Rp 1,5 juta di dalamnya dan buru-buru keluar toko.
”Dia keluar toko, mengarah ke timur ke pinggir jalan besar terus lari ke arah utara,” imbuhnya.
Korban berencana melaporkan kasusnya ke polisi.
”Kasusnya baru mau saya laporkan ini, harapannya pelaku bisa segera ditangkap biar tidak makin meresahkan,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW