JOMBANG – Kecelakaan maut melibatkan Bus Restu dan sebuah truk terjadi di kilometer 679 B Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) Jumat (10/11) pagi.
4 orang penumpang bus luka-luka kenek bus juga tewas dalam kejadian Kecelakaan maut itu.
Namun, sopir bus yang jadi biang kecelakaan maut itu justru kabur dan hingga kini masih dalam perburuan.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan maut itu berlangsung sekitar pukul 04.00.
Lokasinya, masuk di wilayah Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo.
“Posisi kendaraan yang terlibat kecelakaan sama-sama dari arah Surabaya menuju arah Nganjuk,” terang Kepala Departemen Layanan Operasional Jalan Tol PT Astra Infratoll Zanuar Firmanto.
Ia menjelaskan, awalnya sebuah truk nopol AD 9864 NA sedang berjalan dari Mojokerto menuju Kertosono.
Truk ini, sedang disopiri Wahyu Susilo, 29, warga Desa Karangmalang, Kecamatan Masaran, Sragen, Jawa Tengah.
“Truk ini sedang membawa muatan kayu seberat 9 ton, posisi berjalan dengan kecepatan 40 kilometer perjam di jalur lambat,” lanjutnya.
Perjalanan truk ini, menemui kendala saat masuk di Kilometer 678.900 B.
Sebuah Bus Restu, nopol N 7289 UG yang disopiri Galih, 40, warga Pandaan, Kabupaten Pasuruan, berjalan dari arah belakang truk dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Senggol Truk Tangki, Truk Ayam Ambruk di Jalur Arteri Jombang
“Bus datang kecepatan tinggi, indikasi mengantuk, kemudian oleng ke kiri dan menabrak truk dari arah belakang,” lontarnya.
Kedua kendaraan itu, sempat terlempar dan terseret hingga 100 meter sebelum akhirnya berhenti di luar guardrail KM 679.
“Posisi akhir truk terbalik menghadap barat, sementara bus menghadap selatan dengan roda di atas truk tersebut,” tambahnya.
Kejadian itu, membuat bus mengalami ringsek parah, khususnya di bagian depan, Truk juga kondisinya sama, mengalami kerusakan bahkan muatannya tumpah ke jalanan.
Empay penumpang di dalam bus mengalami luka-luka akibat kejadian itu. Sementara kenek bus tewas di lokasi akibat luka yang dialaminya. “Namun sopir bus melarikan diri,” tegasnya.
Kecelakaan itu, dibenarkan Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto.
Pihaknya menyebut, kedua kendaraan yang terlibat sudah dievakuasi ke Mako Satlantas Polres Jombang.
“Kedua kendaraan sudah dievakuasi, sementara proses lidik masih dilakukan termasuk kepada sopir,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW