JOMBANG – TK, 42, warga Kecamatan Jombang/Kabupaten Jombang ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon mangga. Ia, nekat mengakhiri hidupnya diduga karena masalah asmara.
Dari data yang dihimpun, aksi bunuh diri TK itu, diketahui sekitar pukul 05.00.
“Yang mengetahui itu adik korban sendiri yang akan mencuci piring,” terang Kapolsek Jombang Kota AKP Soesilo.
Soesilo menjelaskan, pagi itu adik korban sedang menuju ke sumur di belakang rumahnya.
Namun, ia justru dikejutkan dengan TK yang sudah ditemukan dalam kondisi menggantung di pohon manga.
“Saat ditemukan sudah posisi meninggal dunia dalam posisi menggantung,” lontarnya.
Mengetahui kakaknya gantung diri, saksi pun berupaya meminta tolong kepada warga dan melaporkan kejadian itu kepada polisi.
Jasad TK, kemudian diturunkan untuk dilakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, ia dipastikan meninggal dunia karena bunuh diri.
“Tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan di tubuh korban, murni karena gantung diri dengan tanda jeratan leher dan keluarnya feses,” imbuh Soesilo.
Dari hasil penyelidikan, Soesilo menyebut TK diduga nekat mengakhiri hidup karena masalah asmara.
Hal itu, mengacu pada pengakuan adik korban yang menyebut hubungan korban dengan kekasihnya sedang tidak baik.
“Jadi malam sebelum kejadian itu adik korban sempat melihat korban bertengkar dengan kekasihnya, diduga itu yang jadi penyebabnya,” pungkas Soesilo. (riz)
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Editor : Achmad RW