Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Videonya Beredar, Karnaval Kemerdekaan di Ngoro Jombang Justru Berujung Tawuran

Achmad RW • Minggu, 27 Agustus 2023 | 22:15 WIB
Tangkapan layar video saat dua kelompok pemuda sedang tawuran saat karnaval kemerdekaan di Ngoro, Jombang
Tangkapan layar video saat dua kelompok pemuda sedang tawuran saat karnaval kemerdekaan di Ngoro, Jombang

JOMBANG – Kegiatan karnaval memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia di Kecamatan Ngoro berujung tawuran Sabtu (26/8) sore. Dari informasi awal, ada beberapa korban luka dalam kejadian itu.

Dalam video yang didapat redaksi Jawa Pos Radar Jombang, video itu diunggah akun media soal Tiktok dengan akun Piyo8102. Dalam video itu, tampak pemilik video itu sedang melakulan siaran live.

Saat sedang menyorot kalangan remaja yang juga peserta karnaval, tiba-tiba saja terjadi kericuhan. Beberapa pemuda peserta karnaval tampak saling baku hantam hingga terlibat tawuran.

Aksi itu berlangsung beberapa puluh detik sebelum perekam video memilih mundur dan menghentikan sorotannya.

 “Lho kesroh, kesroh, tawuran tawuran iku, aku wedi tak mundur, (Lho kisruh, kisruh, tawuran taruwan itu, saya takut saya mending mundur,Red)” ucap perekam video.

Salah satu saksi mata di lokasi, membenarkan kejadian itu. Ia menuturkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.30, saat rombongan tengah memasuki kawasan Desa Badang, Kecamatan Ngoro.

“Sama-sama peserta itu, jadi tiba-tiba saja tawuran, ada saling senggol kayaknya,” ungkap Heni, saksi di lokasi.

Heni menjelaskan, yang terlibat tawuran adalah dua kelompok pemuda dari lain desa di Kecamatan Ngoro. “Kalau tidak salahdari Kesamben dan Sugihwaras itu kemarin,” lontarnya.

Menurutnya, pemicu dari bentrokan itu adalah karena peserta karnaval itu sedang mabuk hingga merasa tersinggung saat tersenggol. “Peserta mabuk itu memang,” lontarnya.

Dalam kejadian itu, ia menyebut ada warga yang jadi korban. “Korbannya penonton, orang Geenukwatu apa ya kemarin itu, yang saya tahu satu saja korbannya, luka-luka dia,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Ngoro Endro Wahyudi juga membenarkan kejadian itu. “Iya benar, jadi ada warga mabuk tapi ikut (karnaval,Red) , yang jelas diminta pertanggung jawaban,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang (27/8).

Endro juga tak menampik, adanya korban luka akibat insiden tawuran itu. Kendati saat ditanya soal berapa korbannya, ia mengaku belum mengetahui pasti.

“(Berapa korbannya) Belum tau ini belum datang, soale lagi dipanggil polsek. (kasusnya) masih ditelusuri Polsek (ngoro,Red),” pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#Jombang #tawuran #Ngoro #karnaval kemerdekaan