“Kejadiannya sekitar pukul 11.00, yang jadi korban rumahnya Pak Yani, warga Dusun Bangunrejo,” terang M Arief Kepala Desa Carangwulung. Dari keterangan yang ia dapat, kebakaran itu diduga berawal dari korsleting listrik. Siang itu, anak Yani sedang mengisi daya baterai handphone. “Waktu nge-charge HP itu awalnya HP ditinggal di atas tempat tidur,” lanjutnya.
Beberapa saat setelahnya, hanpdhone meledak hingga timbul percikan api. Karena berada di atas kasur, maka api cepat membesar dan membumbung. “Apinya besar, sampai keluar dari atap,” lontar dia.
Tak ada petugas pemadam kebakaran yang datang saat kebakaran terjadi. Arief menjelaskan, api baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian, setelah sejumlah tetangga dan warga desanya bergotongroyong melakukan pembasahan. “Alhamdulillah tadi warga kompak, jadi disiram pakai alat seadanya, kebetulan waktu kejadian juga hujan. Akhirnya api padam sekitar pukul 13.00,” imbuhnya.
Akibat kebakaran itu beberapa bagian rumah korban hangus. Ia menyebut, setidaknya ada tiga ruang yang rusak berat. “Yang hangus terbakar ya kamar, ruang tamu dan dapur. Untungnya tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” pungkas Arief. (riz/bin/riz) Editor : Achmad RW