Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

3 Hari Tak Terlihat, Lansia di Jombang Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan

Achmad RW • Minggu, 11 Juni 2023 | 05:03 WIB
Petugas sedang mengevakuasi jasad Supriyadi dari rumah kontrakannya dengan menggunakan kantong mayat untuk dibawa ke RSUD Jombang
Petugas sedang mengevakuasi jasad Supriyadi dari rumah kontrakannya dengan menggunakan kantong mayat untuk dibawa ke RSUD Jombang
JOMBANG – Supriyadi, 75, ditemukan meninggal dalam kondisi membusuk di rumah kontrakannya di Dusun Rembukwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben Sabtu (10/6) siang. Ia, diduga tewas karena penyakit yang dideritanya.

“Yang melapor tadi tetangganya, karena mencium bau busuk dari rumah korban, sedangkan korban sendiri sudah tidak terlihat sejak tiga hari terakhir,” terang Suharto, Kepala Desa Watudakon kepada wartawan.

Ia menjelaskan, di rumah itu Supriyadi memang tinggal sendirian saja. Ia mengontrak rumah di situ, sementara anaknya tinggal di kecamatan lain di Jombang. Sebelum ditemukan tewas di ruang rumahnya sekitar pukul 14.00, warga menduganya sedang bekerja.

Namun, warga terkejut saat menemukan Supriyadi sudah dalam kondisi tak bernyawa. Saat ditemukan, jasad lansia ini masih utuh, dan terlentang di ruang tengah. Tubuhnya, sudah mulai dipenuhi belatung. ”Dikira kerja ke surabaya atau bagaimana tadi itu, ternyata sudah meninggal di dalam rumah, tahunya sudah bau itu,” lanjutnya.

Kejadian itu, kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian. Petugas yang datang, langsung mengidentifikasi jasad korban dan mengevakuasinya dari lokasi kejadian. “Jenaah diidentifikasi kemudian dibawa ke RSUD Jombang untuk divisum,” terang Kapolsek Kesamben AKP Ahmad.

Dari pemeriksaan luar, polisi memastikan tak ditemukan bekas tanda penganiayaan pada tubuhnya. Polisi berkesimpulan, Supriyadi meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. “Tidak ada bekas tanda penganiayaan, dugaannya karena sakit. Korban juga memang memiliki riwayat diabetes,” imbuh Ahmad.

Hal itu, juga dikuatkan dengan ditemukannya sejumlah obat probadi milik korban tak jauh dari lokasi jenazahnya ditemukan. “Pihak keluarga tidak menghendaki adanya otopsi dan menyatakan ikhlas, sehingga jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW
#meninggal dunia #Kesamben #watudakon #Jombang #membusuk #temu mayat #dalam rumah #Rembukwangi #Rumah Kontrakan