Dari data yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul 10.25. Awalnya, sebuah mobil Honda Brio nopol KT 1887 WJ sedang berjalan dari arah timur ke barat. “Brio sama dumptrucknya sama-sama dari timur ke barat, kebetulan saya tadi di belakangnya dua kendaraan itu,” ujar Sokib, 59, saksi di lokasi.
Mendekati jalur putar balik di depan Puskesmas Peterongan, mobil Brio warna kuning yang disopiri Buyung, M Arif Romadhon, warga Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto itu disebut Sokib sempat mendahului truk. “Sempat nyalip, terus pasang riting kanan, mau putar balik kayaknya, tapi terlalu mendadak,” lanjutnya.
Nahas, jarak Brio dengan dumptruck nopol B 9609 KYT di belakangnya tak terpaut jauh. Karena tak bisa lagi menghindar, Dumptruck bermuatan pasir yang disopiri Ismanto, 56, warga Desa.Kecamatan Gapengrejo, Kabupaten Kediri itupun menabrak bagian belakang mobil. “Dumptruck tidak bisa ngerem ya akhirnya menabrak itu,” lontarnya.
Tabrakan itu, menyebabkan mobil brio rusak parah. Bagian belakang sisi kanan mobil ini ringsek. Tabrakan itu juga membuat dua dari tiga penumpangnya menderita luka. “Untuk sopir mobil Honda Brio tidak luka, namun penumpangnya atas nama Rina Sofia, 31 dan balita RSA yang berusa 7 bulan mengalami luka ringan. Keduanya diobservasi di Puskesmas Peterongan,” terang Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto saat dikonfirmasi (31/5) siang.
Anang menyebut, dari olah kejadian perkara, kecelakaan itu diduga diakibatkan mobil Honda Brio yang kurang memberhatikan arus belakang saat akan putar balik. “Untuk kepentingan pendalamn lebih lanjut, dua kendaraan yang terlibat diamankan di mako,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW