Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pria Ditemukan Tewas Menggantung di Pasar Wisata, Ini Identitasnya

Achmad RW • Kamis, 11 Mei 2023 | 13:43 WIB
petugas kepolisian dibantu warga saat mengevakuasi jasad korban dari lokasi kejadian
petugas kepolisian dibantu warga saat mengevakuasi jasad korban dari lokasi kejadian
JOMBANG – Jasad seorang pria, ditemukan dalam posisi menggantung di sekitar pasar wisata Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan, Rabu (10/5) sore. Pria yang kemudian diketahui warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno itu menggantung di sudut barat pasar wisata yang terbengkalai.

“Ditemukan sekitar pukul 15.00, waktu saya mau menyalakan lampu,” terang Sumaji, 60, salah seorang saksi mata. Ia menjelaskan, sore itu seperti biasanya datang ke pasar wisata untuk mengawasi dan menyalakan lampu beberapa bangunan. Ia berkeliling memantau sejumlah sudut pasar.

Begitu sampai di ujung pasar sebelah barat itulah ia melihat tubuh seorang pria dalam posisi menggantung. Pria itu mengenakan baju biru dan celana hitam dengan sandal. “Posisinya menggantung di tali tambang di pohon, posisi kaki terangkat satu,” imbuhnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa setempat. Dibantu warga, petugas kepolisian kemudian menurunkan korban dari atas pohon. “Saat diturunkan tadi sudah mulai kaku, dan tidak ada identitas di tubuhnya,” terang Ali Muzakky Kades Peterongan.

Dari koordinasi yang dilakukannya bersama perangkat desa di lokasi, pria tersebut benar-benar tak dikenali. Jasad itu disebutnya bukan warga desa setempat. “Tadi setelah dicek bukan warga sini, dan sebelumnya juga tidak pernah terlihat di sekitar sini. Karena beberapa hari ini kita membersihkan pasar juga tidak pernah melihat,” tambahnya.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang untuk identifikasi dan visum. “Setelah dicek diketahui korban merupakan FM, 33, warga Asal Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno,” terang AKP Dian Anang, Kapolsek Peterongan.

Anang menjelaskan, menurut keterangan keluarga, FM adalah seorang pemuda dengan gangguan kejiwaan. Ia juga seringkali meninggalkan rumah tanpa rumah yang jelas, meski beberapa hari kemudian kembali lagi. “Terakhir pulang itu Selasa kemarin, setelah itu tidak kelihatan lagi. Dan memang biasanya seperti itu memang kata keluarga, karena sejak lama ada gangguan jiwa,” lontarnya.

Dari hasil visum luar yang dilakukan petugas, Anang memastikan jika kematian korban memang murni karena sebab bunuh diri. Petugas tak menemukan indikasi kekerasan lain di tubuh korban. “Keluarga korban juga mengaku sudahh ikhlas dan menerim kematian korban. Sehingga jenazahnya langsung diserahkan untuk dimakamkan,” pungkasnya.  (riz/bin/riz)

*) informasi ini tidak untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Anda melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.

  Editor : Achmad RW
#gedangan mojowarno #pajaran #peterongan #Gangguan Jiwa #Jombang #Pasar Wisata #ODGJ #Bunuh Diri #Peristiwa