“Kejadiannya itu sekitar pukul 12.30, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.30,” terang Fahmi Herwanto, Kasun Sukorame.
Fahmi menjelaskan, peristiwa itu bermula saat Ys, tengah bermain bersama beberapa temannya di depan rumah. Tiba-tiba saja, ia kemudian didatangi seorang wanita bermasker yang mengendarai sepeda motor matic.
“Menurut keterangan saksi yang juga beberapa temannya itu korban didatangi, kemudian ditanyai alamat dan menyebut nama. Setelah itu korban diajak pelaku dengan dibonceng,” lanjutnya.
Selama satu jam itu, Ys, disebut Fahmi mengaku diajak berkeliling desa untuk mencari alamat yang dicari sang wanita tak dikenal itu. Hingga akhirnya, sekitar pukul 13.30, korban dikembalikan di belakang masjid Tejo. “Dikembalikannya di dekat masjid Tejo situ, diturunkan dia. Tapi anting-antingnya sudah dibawa itu sama pelaku,” lontarnya.
Fahmi menyebut, kejadian itu juga telah dilaporkan ke petugas kepolisian. Beberapa petugas juga telah mendatangi lokasi. “Sudah tadi begitu hilang itu terus dilaporkan. Pas petugas datang anaknya juga pas sudah dikembalikan itu,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Bambang Setyobudi membenarkan kejadian itu. “Jadi tadi kami menerima informasi ada anak dilaporkan hilang, jadi kita menerjunkan tim ke lokasi,” ucap Bambang.
Dari pemeriksaan sementara, Bambang menyebut kejadian itu memang terindikasi tindak kejahatan. ‘Tapi bentuknya bukan penculikan ya, lebih ke gendam. Anak ini diajak pergi untuk diambil anting-antingnya,” lontarnya.
Hingga kini, pihaknya menyebut pihak keluarga belum membuat laporan resmi terkait hilangnya anting-anting itu. “Laporan resmi belum, namun kami sudah datang ke lokasi dan melakukan pemantauan ini sementara,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW