Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lagi, Dua SD di Jombang Dibobol Maling Dalam Semalam

Achmad RW • Selasa, 15 November 2022 | 01:40 WIB
Kaca jendela di samping ruang guru ini diambil kacanya dan jadi jalan masuk pencuri di SDN Pakel 1
Kaca jendela di samping ruang guru ini diambil kacanya dan jadi jalan masuk pencuri di SDN Pakel 1
JOMBANG – Setelah menggasak tiga sekolah dasar di Wonosalam, aksi pembobolan dan pencurian sekolah kembali terjadi. Kali ini, menimpa dua SDN di Kecamatan Bareng. Yakni SDN Tebel 1 dan SDN Ngampungan. Kejadiannya diduga juga masih daam satu malam, yakni Senin (14/11) dini hari tadi.

“Kejadiannya tidak tahu kapan kalau di sekolah saya, tapi diketahuinya itu Senin (14/11) pagi tadi, waktu penjaga sekolah bersih-bersih,” terang Sutarsih, Kepala SDN Tebel 1, Kecamatan Bareng.

Sutarsih bercerita, awal diketahuinya pencurian itu setelah penjaga sekolah mengetahui kondisi ruang guru sudah acak-acakan saat akan dibersihkan. Sejumlah buku di dalam ruangan ini dibrak abrik. “Acak-acakan kondisinya tadi pagi itu,” lanjutnya.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, beberapa barang yang disimpan di sekolahnya itupun telah raib. Diantaranya sebuah printer, tabung elpiji yang tersimpan di ruang belakang, juga sejumlah peralatan pertukangan. “Alat tukang ini milik pekerja yang dititipkan di sekolah, kebetulan kita memang sedang rehab ruangan ya,” lontarnya.

Dari penelusuran pihaknya, diduga kuat maling masuk ke dalam ruang guru melalui jendela samping di dekat ruang masak. Di lokasi ini, terlihat kaca jendela telah bolong setelah diambil pencuri. “Jadi kacanya diambil, ditaruh bawah , terus dia naik meja dan masuk ke dalam,” tambah Tarsih.
Sayangnya, kejadian itu tak terekam CCTV. Tarsih menyebut, sekolahnya memang tak memiliki kamera pengawas. “Kami SD kecil, muridnya juga Cuma 23 orang, jadi tidak ada CCTV. Untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp 3 juta lebih lah,” rincinya.

Pencurian itu, juga telah dilaporkannya ke polisi. Tarsih juga menyebut Polsek Bareng, tengah melakukan penyelidikan atas kejadian itu. “Sudah laporan, dari Polsek juga sudah ke sini. Beberapa barang seperti kaca yang dilepas dan selang regulator juga diambil jadi barangbukti tadi,” pngkasnya.

Pencurian di sekolah itu, dibenarkan Slamet Abadi, Koordinator Wilker Kecamatan Bareng. Bahkan, dari data yang diterimanya, kejadian serupa juga sempat terjadi di SDN Ngampungan yang masih satu kecamatan dengannya. Kejadiannya pun pada malam yang sama, yakni Senin (14/11) dini hari Namun, di SDN Ngampungan, aksi pencurian berhasil digagalkan.

“Tadi laporan ada di SDN Tebel 1 sama SDN Ngampungan, di sana (SDN Ngampungan) sudah sempat motong kabel CCTV, terus ketahuan penjaga. Malingnya kemudian kabur, sehingga tidak ada barang yang dicuri,” ucap Slamet.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, Kepolisian Sektor Bareng belum memberikan keterangan detil perihal kejadian dua pencurian di SDN itu. Kapolsek Bareng AKP Tri Sula Hadi, belum bisa berstatsmen dengan alasan sedang sibuk dan rapat. “Saya masih di Mapolres Jombang, koordinasi sama Wakapolsek ya,” ungkapnya.

Sementara Wakapolsek Bareng, Iptu Imam, juga enggan memberikan keterangan. Sata dihubungi wartawan, ia justru melemparkannya kembali ke Kapolsek. “Pak Kapolsek saja mas, mohon maaf,” tulisnya dalam pesan singkat WhatsApp. (riz) Editor : Achmad RW
#pencurian #SD Negeri #pembobolan #SDN Ngampungan #Jombang #SDN Pakel 1 #bareng #sekolahan