Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

SDN Wonosalam 5 Dibobol Maling, Pelakunya Terekam CCTV

Achmad RW • Jumat, 11 November 2022 | 19:43 WIB
Dua pelaku yang terekam CCTV saat mengobok-obok ruang guru SDN Wonosalam 5
Dua pelaku yang terekam CCTV saat mengobok-obok ruang guru SDN Wonosalam 5
JOMBANG – Aksi pembobolan sekolah kembali terjadi di Kabupaten Jombang. Jumat (11/11) dini hari kemarin, dua maling menyatroni SDN 5 Wonosalam. Komplotan ini, berhasil membawa lari beberapa peralatan elektronik bernilai belasan juta rupiah dan uang tunai.

“Kejadiannya sekitar pukul 02.00, kalau menurut rekaman CCTV, tapi kita tahunya sekitar pukul 5.30, saat guru datang,” terang Amanullah, petugas penjaga sekolah.

Ia bercerita, Jumat pagi, seorang guru menghubunginya setelah tak bisa mengakses CCTV. Ia pun segera mengecek kondisi sekolah. Benar saja, saat ia datang ke sekolahan, Aman melihat pintu ruang guru sudah terbuka. “Pintu terbuka, dan kondisi di dalam ruang guru acak-acakan, buku berhamburan, semua laci dibuka, satu kabel CCTV diputus yang ke depan,” lanjutnya.

Setelah melakukan pengecekan, Aman menyebut ada beberapa barang elektronik yang berhasil digondol maling itu. Diantaranya dua LCD Proyektor, seperangkat wireless microphone dan mesin scanner. “Tiga alat itu diambil dari ruang guru semuanya,” imbuhnya.

Dari pengecekan CCTV, dalam rekaman itu, kedua pelaku beraksi selama 30 menit.  Aman mengetahui jika pelaku pencurian ini dua orang laki-laki. Mereka, masuk ke ruang guru dengan cara membobol kunci pintu ruang guru menggunakan obeng. “Pelakunya dua orang, satu pakai topi, memakai tas, satunya lagi rambutnya panjang dikuncir tidak pakai topi, dua-duanya laki-laki,” lontarnya.

Pencurian itu, dibenarkan Kepala SDN Wonosalam 5 Sri Pujiastutik. Selain beberapa alat elektronik itu, ada juga uang tunai yang diambil pencuri dalam kejadian tadi malam. “Ada juga uang Rp 300 ribu, itu iuran PGRI. Untuk total kerugian diperkirakan mencapai 13 juta,” terangnya saat dihubungi wartawan.

Pencurian itu, juga telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Ia berharap, polisi bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku pencuriannya. “Sudah tadi sudah dilaporkan, Polsek Wonosalam juga sudah melakukan olah TKP,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW
#pencurian #pembobolan sekolah #Polsek WOnosalam #Jombang #Kerugan belasan juta #Wonosalam