“Kejadiannya sekitar pukul 11.40 an, posisi saya habis pulang dari sekolah dan mampr ke rumah ayah saya di utaranya Indomaret Cukir,” terang Nurul kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Nurul menjelaskan, saat datang ke rumah ayahnya, motor Honda Beat nopol S 6546 OBG miliknya itu diparkir di teras dengan posisi terkunci stang. “Posisi sudah ditenggok (Kunci Stang, Red, tapi memang lubang kuncinya tidak saya tutup, karena saya memang tidak lama di rumah ayah, cuma menyerahkan uang,” lanjutnya.
10 menit kemudian, ia keluar dari rumah ayahnya itu, namun ia kaget lantaran motor miliknya sudah raib dari lokasi awalnya. “Saya sempat teriak tadi waktu motor saya tidak ada, beruntung pencuriannya itu terekam CCTV toko meubel milik tetangga,” tambahnya.
Dalam rekaman kamera CCTV itu, Nurul menunjukkan pelaku pencurian itu adalah dua orang pria yang mengendarai sebuah motor matic berwarna merah-putih. Keduanya, terihat mengenakan jaket hitam, kacamata juga masker berwarna merah jambu (pink). “Boncengan, dari utara awalnya, terus berhenti di seberang jalan, yang eksekutornya jalan menyebrang, dan mengecek kondisi,” lanjutnya.
Peristiwa itu, juga berlangsung sangat cepat, setelah yakin motor sasaran mereka tak diawasi, salah satu pencuri langsung menaikinya. Dengan sebuah alat di tangan, ia berhasil menjebol kunci stang dan menyalakan motor kemudian melarikan diri. “Motornya dibawa lari ke arah utara,” tambahnya.
Ia pun, mengaku tengah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Nurul berharap, polisi dapat segera menangkap pelaku pencurian motornya. “Ini sedang laporan di Polsek Diwek,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW