Dari data yang dihimpun di lokasi, kecelakaan ini berlangsung sekitar pukul 10.30. Awalnya, dua remaja yakni Ivan Putra Arianto, 17 dan Moh Nursyah Badana, 17, tengah berkendara berboncengan menggunakan sepeda motor Honda CB tanpa nopol. “Motor ini dinaiki dua orang, masih remaja korbannya, jalan dari arah utara ke selatan,” terang Fathur, 45, saksi mata.
Setibanya di lokasi kejadian, dua remaja asal Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno ini tengah menggeber kencang motornya. Mereka, disebut Fathur tengah berupaya menyalip kendaraan di depannya. “Menyalip kanan, ambil tengah, ternyata tidak lihat di depannya pas ada truk dari arah berlawanan,” lanjutnya.
Truk engkel berwarna kuning itu, tak bisa menghindar lagi hingga kedua kendaraan ini bersenggolan. Kedua pemotor itupun jatuh ke aspal. “Yang di depan jatuh ke kanan, terus terlindas ban truk, yang dibonceng jatuh ke kiri, motornya juga roboh,” tambahnya.
Akibat kejadian itu, Ivan meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka parah yang dideritanya. Sementara Nursyah, berhasil selamat dalam kecelakaan itu. Namun, usai melindas pemotor, sopir truk yang tak diketahui nopolnya itu justru melarikan diri ke arah utara. “Truk lari ke arah Mojoagung, sempat dikejar sama warga juga tadi, korban dibawa ke rumah sakit yang meninggal,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto membenarkan kecelakaan maut itu. Pihaknya menyebut telah melakukan olah kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat. “Satu korban meninggal di lokasi, satu selamat, untuk truk masih dalam pengejaran petugas,” ungkapnya.
Untuk kepentingan pemeriksaan, sebuah motor Honda CB warna biru tanpa nopol yang dikendarai kedua korban juga sudah dievakuasi ke Mako Satlantas Polres Jombang. “Untuk detil kronologi dan penyebab pasti kecelakaan masih didalami,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW