Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Berobat ke Puskesmas Bandarkedungmulyo, Balita Ini Diberi Obat Kadaluwarsa

Achmad RW • Sabtu, 11 Juni 2022 | 00:10 WIB
tangkapan layar unggahan keluarga Kiki soal obat kadaluwarsa yang didapatnya dari Puskesmas Bandarkedungmulyo
tangkapan layar unggahan keluarga Kiki soal obat kadaluwarsa yang didapatnya dari Puskesmas Bandarkedungmulyo
JOMBANG – Pelayanan Puskesmas Bandarkedungmulyo kembali dikeluhkan pasiennya. Salah satu warga Desa Mojokambang, Kecamatan Bandarkedungmulyo mengeluhkan pelayanan puskesmas ini yang memberikan anak balitanya obat yang sudah kadaluwarsa hingga membuat keluhan sakit anaknya makin parah.

Belita yang jadi korban pelayanan buruk ini, adalah Keysha Callista Aurelia yang amsih berusia 26 bulan. “Kejadian awalnya itu Senin (6/6) malam kemarin, anak saya mengalami sakit demam, diare dan muntah,” ungkap Kiki Niamita Witami, 22, ibu balita itu.

Lantaran tak juga membaik hingga Selasa (7/6), ia pun akhirnya membawa anak sulungnya itu ke Puskesmas Bandarkedungmulyo Selasa sore. “Paginya sudah sempat saya beri seduhan jahe, sorenya baru dibawa ke puskesmas karena memang baru ada yang mengantar,” lanjutnya.

Bukannya mendapat pelayanan ramah, sesampainya di Puskesmas Bandarkedungmulyo ia justru mendapat omelan dari salah seorang bidan yang melayaninya. “Ada dua bidan, satu pakai kerudung itu ramah, satunya nyolot-nyolot kalau ngomong,” ucapnya.

Setelah diperiksa, anaknya itupun diberikan tiga jenis obat. Yakni sebuah sirup, puyer dan oralit. Balitanya juga tak dianjurkan untuk opname di puskesmas itu. “Setelah diberi obat terus pulang, obatnya juga saya minumkan ke anak saya,” tambahnya.

Namun hingga Kamis (9/6), kondisi anak balitanya justru makin parah. Setelah minum obat dari puskesmas, anak balitanya itu mengalami pemburukan gejala. “Bukannya sembuh malah gemetar badannya. Tidak bisa berdiri, lemas, malah diarenya makin parah, muntahnya makin banyak,” lontarnya.

Selanjutnya......

Ia pun akhirnya mengecek obat-obat yang diberikan. ternyata, oralit yang diberikan Puskesmas Bandarkedungmulyo diketahui telah kadaluwarsa. Hal itu, terlihat pada bungkus belakang obat yang menyebutkan tanggal kadaluwarsanya adalah Mei 2022. “Setelah tahu itu ya terus dibawa ke bidan lagi, hingga akhirnya disarankan ke RSUD Kertosono, karena kondisi anaknya sudah lemas sekali,” tambahnya.

Hingga Jumat (10/6), balita Keysya masih menjalani perawatan di RSUD Kertosono. Ia pun berharap, kejadian serupa tidak menimpa keluarga lain di pueskesmas itu. Bahkan, salah satu anggota keluarganya yang marah sempat menguunggah informasi itu ke laman Facebook. “Ya kecewa saja dengan pelayanannya yang buruk, apalagi ada obat kadaluwarsa,” pungkasnya.

Selanjutnya...

Dikonfirmasi soal kejadian ini, drg Budi Nugroho, Kepala Dinas Kesehatan Jombang mengaku belum mendapatkan laporan. “Saya baru tahu ini, sebelumnya belum ada laporan, terimakasih informasinya,” ungkap Budi saat dihubungi (10/6) sore.

Budi juga menyebut, akan segera melakukan pemeriksaan dan pengecekan ke Puskesmas Bandarkedungmulyo. “Setelah ini, kita akan telusuri ke puskesmas untuk kronologi dan wiwayat-riwayat pengobatannya,” pungkasnya. (riz)

  Editor : Achmad RW
#obat #bandarkedungmulyo #puskesmas #kadaluwarsa #diare #balita #dinas kesehatan