Hari Pertama TKA MA di Jombang, Satu Ruang Sempat Terlambat Login

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB
FOKUS: Siswa MAN 1 Jombang mengikuti gladi bersih TKA, Rabu (7/10)
FOKUS: Siswa MAN 1 Jombang mengikuti gladi bersih TKA, Rabu (7/10)

RadarJombang.id - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Jombang secara umum berjalan lancar pada hari pertama, Senin (26/10).

Meski demikian, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang menerima laporan awal mengenai kendala login di salah satu ruang ujian salah satu madrasah. Persoalan masih akan ditelusuri untuk memastikan dampaknya terhadap peserta.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Jombang Nur Khojin mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan dan laporan dari petugas helpdesk, pelaksanaan TKA pada sesi pertama dan kedua secara umum berlangsung tanpa kendala berarti.

Baca Juga: TKA SMA-SMK Jombang Dimulai, Puluhan Sekolah Ikuti Gelombang Pertama

”Secara umum di lapangan lancar, alhamdulillah tidak ada masalah. Sepanjang yang saya kunjungi dan berdasarkan laporan teman-teman di helpdesk Kemenag, kondisinya aman,” ujarnya.

Nur Khojin mengungkapkan, pihaknya menerima laporan mengenai keterlambatan login peserta di salah satu ruang ujian.

Kendala diduga berkaitan dengan koneksi antara server dan perangkat proktor, bukan akibat pemadaman listrik.

Baca Juga: TKA 2026 Pakai Skor Baru, Nilai 725 ke Atas Dapat Predikat Istimewa

Namun, pihaknya belum memperoleh informasi terperinci mengenai lokasi madrasah maupun durasi keterlambatan login.

Koordinasi dengan proktor dan petugas helpdesk akan dilakukan untuk memastikan persoalan itu.

”Tadi ada laporan satu ruang yang mengalami keterlambatan login. Ini akan saya dalami lagi, terutama berapa lama keterlambatannya dan apakah berdampak signifikan terhadap anak-anak,” jelasnya.

Dia menegaskan, apabila kendala menyebabkan peserta tidak dapat mengikuti ujian sesuai ketentuan, penanganannya akan mengacu pada regulasi dan petunjuk teknis yang berlaku.

Penambahan waktu pengerjaan tidak bisa dilakukan begitu saja. Kejadian perlu dituangkan dalam berita acara dan peserta dapat diikutkan dalam ujian susulan sesuai ketentuan.

Untuk mengantisipasi berbagai kendala, Kemenag Jombang menyiapkan satu pusat pengendali di Kantor Wilayah Kemenag.

Pusat pengendali terhubung dengan proktor dan admin di masing-masing madrasah sehingga laporan persoalan teknis dapat disampaikan dan ditangani melalui jalur koordinasi yang telah disiapkan.

Baca Juga: Pemetaan Pengawas TKA SMA di Jombang Belum Rampung, Sistem Dinilai Tak Sesuai Juknis

Nur Khojin menambahkan, perubahan pelaksanaan TKA tahun ini dinilai memberikan ruang lebih baik bagi peserta untuk mengerjakan soal.

Jika sebelumnya durasi pengerjaan satu mata pelajaran 60 menit, kini menjadi 75 menit. Sementara itu, pelaksanaan yang sebelumnya dibagi dalam empat sesi kini menjadi tiga sesi.

Menurutnya, perubahan membuat beban peserta lebih terukur karena pelaksanaan diatur satu hari untuk satu mata pelajaran.

Baca Juga: TKA Madrasah Aliyah Jombang Dimulai 26 Oktober, 97 MA Pilih Sistem Online

Siswa memiliki waktu lebih leluasa untuk mengerjakan soal tanpa harus menghadapi penumpukan beban ujian dalam sehari.

”Saya cenderung melihat perubahan ini lebih menguntungkan bagi anak-anak. Satu hari satu mata pelajaran sehingga tidak ada penumpukan beban belajar. Dengan persiapan yang lebih matang, ini memberikan ruang bagi madrasah untuk meningkatkan prestasi anak-anak,” paparnya.

Hari pertama, Nur Khojin mengunjungi MAN 9 Jombang dan MA Fattah Hasyim Tambakberas.

Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan ujian sekaligus memperoleh gambaran mengenai kesiapan madrasah. (wen/ang)

Editor : Achmad RW
terlambat login hari pertama tka ma