JOMBANG — Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang tengah mematangkan penugasan pengawas silang untuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA. Pengawas akan ditempatkan lintas sekolah dengan mempertimbangkan kebutuhan ruang ujian dan jarak lokasi agar pelaksanaan berjalan tertib serta efisien.
Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas, mengatakan, setiap sekolah mengusulkan kebutuhan pengawas sesuai jumlah ruang yang dimiliki. Selanjutnya, penempatan pengawas akan diatur melalui sistem.
”Pengawas ini dari masing-masing sekolah. Sekolah mengusulkan sesuai kebutuhan, kemudian penempatannya akan diatur melalui sistem. Kalau ada tujuh ruang, berarti tujuh pengawas, ditambah satu cadangan,” ujarnya.
Nur Anas menjelaskan, pengawas akan disilang antarsekolah, bukan antarkecamatan. Dalam penempatannya, pihaknya tetap mengupayakan jarak yang relatif dekat agar tidak memberatkan petugas yang mendapat tugas mengawasi di sekolah lain.
Baca Juga: Gladi Bersih TKA SMA di Jombang Diwarnai Gangguan, Listrik Padam hingga Server Error
Menurutnya, pengawas tidak harus berstatus aparatur sipil negara (ASN). Namun, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya dalam kondisi sehat, mampu mengoperasikan komputer, serta bukan guru mata pelajaran yang diujikan dalam TKA.
”Tidak harus ASN, tetapi sebisa mungkin bukan guru mata pelajaran TKA. Syarat utamanya sehat dan bisa mengoperasikan komputer,” jelasnya.
Selain mematangkan penugasan pengawas ruang, Cabang Dinas Pendidikan juga menyiapkan pelaksanaan gladi bersih bagi penyelia pada 12–13 Oktober. Penyelia bertugas mengawasi pengawas ruang melalui sistem daring, sehingga pengawasan berlangsung secara berlapis.
Pengawas bertanggung jawab memantau siswa selama ujian berlangsung, sedangkan penyelia mengawasi jalannya tugas pengawas di setiap ruang.
Nur Anas berharap, persiapan penugasan dan mekanisme pengawasan tersebut dapat mendukung kelancaran pelaksanaan TKA. Pengawasan berlapis juga diharapkan menjaga ketertiban serta integritas pelaksanaan ujian di seluruh sekolah. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto