Gladi Bersih TKA SMA di Jombang Diwarnai Gangguan, Listrik Padam hingga Server Error

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:24 WIB
FOKUS: Siswa SMAN Ngoro mengikuti gladi bersih di lab komputer, kamis (8/10)
FOKUS: Siswa SMAN Ngoro mengikuti gladi bersih di lab komputer, kamis (8/10)

 

 

JOMBANG — Pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA sejak 5 Oktober menjadi bahan evaluasi bagi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang dan satuan pendidikan. Sejumlah kendala yang ditemukan.

 

menjadi perhatian untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar. Mulai dari gangguan jaringan internet, server pusat yang sempat mengalami error, hingga pemadaman listrik.

’’Kami telah menginventarisir berbagai kendala selama gladi bersih bersama tim helpdesk (HD) dan perwakilan sekolah. Langkah ini dilakukan agar permasalahan serupa dapat diantisipasi sebelum pelaksanaan TKA sesungguhnya,’’ kata Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas.

Baca Juga: Gladi TKA Madrasah Jombang Sempat Terganggu Gangguan Nasional, Kemenag Beberkan Penyebabnya

 

Salah satu perhatian utama, gangguan listrik.

 

 Saat gladi bersih, sempat terjadi pemadaman meskipun listrik kemudian kembali menyala. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Cabang Dinas Pendidikan akan mengirimkan permohonan kepada PLN agar tidak ada pemadaman selama pelaksanaan TKA di wilayah Kabupaten Jombang.

”Cabang Dinas yang mengajukan permohonan untuk seluruh wilayah Jombang. Kami berharap tidak ada pemadaman listrik maupun gangguan internet saat pelaksanaan TKA nanti,’’ ujarnya.

Gangguan akses juga sempat terjadi ketika siswa mengerjakan soal melalui sistem daring. Berdasarkan hasil inventarisasi, gangguan tersebut berlangsung kurang dari 30 menit sebelum kembali normal.

 

Tim juga menemukan kendala teknis pada perangkat server di salah satu sekolah yang sempat terlepas setelah pemindahan. Namun, masalah tersebut dapat segera diperbaiki.

Temuan-temuan itu menjadi bahan evaluasi bersama tim teknis sekolah. Pihaknya juga telah menyiapkan koordinasi melalui grup komunikasi yang melibatkan tim helpdesk dan operator agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi kendala saat pelaksanaan TKA.

’’Semua temuan saat gladi bersih menjadi perhatian kami. Kalau nanti masih ada kendala meskipun persiapan sudah dilakukan, tim harus bisa segera mengambil tindakan,’’ tegasnya.

Terpisah, Kepala SMAN Ngoro, Didik Agus Pramono, mengatakan, selama empat hari gladi bersih, kendala yang ditemukan di sekolahnya terutama berkaitan dengan jaringan internet dan akses server pusat.

Pada hari kedua gladi bersih, jaringan internet sekolah sempat mengalami kendala akibat kapasitas bandwidth yang belum mencukupi. Di waktu berbeda, gangguan juga terjadi pada server pusat yang ditandai dengan munculnya pesan error di peramban saat siswa mengerjakan soal.

 

Baca Juga: Gladi TKA Madrasah Jombang Sempat Terganggu Gangguan Nasional, Kemenag Beberkan Penyebabnya

”Kalau gangguan dari pusat, biasanya terjadi serentak di Jawa Timur. Kemarin sempat mengalami error, tetapi tidak sampai 30 menit dan sudah bisa kembali normal,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi persoalan jaringan, SMAN Ngoro telah menjalin kerja sama dengan Telkom untuk meningkatkan kapasitas bandwidth. Sekolah juga berkoordinasi dengan penyedia layanan internet lain sebagai upaya memperkuat keandalan koneksi.

Dari sisi kelistrikan, sekolah telah menyiapkan genset sebagai sumber daya cadangan apabila terjadi pemadaman. Meski demikian, ia menilai gangguan listrik yang meluas tetap perlu diantisipasi karena berpotensi memengaruhi konektivitas internet.

Kesiapan perangkat siswa juga menjadi perhatian. Sebab, perangkat yang digunakan pada hari pertama belum tentu tersedia atau berfungsi dengan baik pada hari berikutnya.

Sekolah menyiapkan 10 unit komputer cadangan untuk mengantisipasi apabila ada perangkat siswa yang bermasalah. SMAN Ngoro menggunakan empat laboratorium yang ditata menjadi tujuh ruang ujian dengan pengaturan sekat pada sejumlah ruangan.

”Kami mendorong siswa yang memiliki laptop untuk menggunakan perangkat sendiri. Kalau ada siswa yang tidak memiliki atau tidak bisa menyediakan laptop pada hari pelaksanaan, sekolah sudah menyiapkan perangkat pengganti,” terangnya.

Didik menambahkan, gladi bersih tidak hanya digunakan untuk menguji kesiapan teknis, tetapi juga membiasakan siswa mengerjakan beragam bentuk soal TKA. Bentuk soal tersebut mencakup pilihan satu jawaban, pilihan beberapa jawaban, menjodohkan, hingga pernyataan benar atau salah yang bersifat kompleks.

’’Untuk saat ini, sekolah masih berfokus memastikan seluruh siswa memahami cara mengerjakan soal,’’ ungkapnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang jombangt tka SMA