JOMBANG – Sebanyak 377 siswa SMKN Gudo mengikuti tryout TKA yang digelar Jawa Pos Radar Jombang dan AKSI, Kamis (1/10). Ini upaya sekolah mengukur kesiapan peserta didik menghadapi TKA.
’’Tryout kita laksanakan di 15 ruang, tujuh laboratorium komputer dan delapan ruang kelas,’’ kata Kepala SMKN Gudo, Itha Pujiarti MPd.
Tryout tidak hanya untuk menguji kemampuan akademik siswa. Tapi juga menjadi sarana untuk membiasakan siswa menghadapi situasi ujian. Termasuk mengatur waktu, memahami teknis pengerjaan, serta menggunakan perangkat yang diperlukan.
’’Kami berharap dengan adanya tryout TKA ini, kesiapan peserta didik bisa semakin optimal. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kesiapan mental dan teknis sebelum mereka menghadapi ujian utama pada Oktober,’’ terangnya.
Baca Juga: 350 Siswa SMK di Jombang Absen TKA 2026, Ini Penyebab Utamanya
Kesiapan mental menjadi salah satu perhatian sekolah. Sebab, kemampuan siswa dalam mengerjakan soal perlu diimbangi dengan ketenangan dan kemampuan mengatur waktu selama ujian berlangsung.
Karena itu, sekolah tidak hanya mengandalkan satu kali tryout. Persiapan TKA di SMKN Gudo dilakukan secara terstruktur dan terpadu melalui sejumlah tahapan. Salah satunya dengan menggelar tryout mandiri yang diikuti siswa sebagai bentuk latihan menghadapi pola soal TKA.
’’Tryout mandiri kami lakukan sebagai latihan intensif. Tujuannya agar siswa semakin terbiasa dengan pola maupun tingkat kesulitan soal yang nantinya mereka hadapi,’’ paparnya.
Sekolah juga menggelar simulasi yang diikuti seluruh peserta TKA. Simulasi tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenali teknis pelaksanaan ujian secara lebih konkret.
’’Jadi mereka tidak hanya belajar materi, tetapi juga dilatih menggunakan perangkat ujian serta mengatur waktu dalam mengerjakan soal,’’ ucapnya.
Rangkaian latihan tersebut sekaligus dimanfaatkan sekolah untuk melakukan evaluasi dan pemetaan kemampuan siswa. Hasil tryout dan simulasi menjadi bahan untuk melihat materi atau bagian yang masih dirasa sulit oleh peserta didik.
’’Melalui tryout dan simulasi secara berkala, kami bisa mengetahui sejauh mana penguasaan materi siswa. Bagian yang masih menjadi kendala kemudian bisa segera dibimbing dan diperbaiki sebelum pelaksanaan ujian sebenarnya,’’ tuturnya. (yan/jif)
Editor : Anggi Fridianto