STIKES Pemkab Jombang Sukses Wisuda 581 Lulusan, LLDIKTI Dorong Lulusan Beri Dampak

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 07:21 WIB
LANCAR: Ketua STIKES Pemkab Jombang Dr. Ririn Probowati., S.Kp., M.Kes didampingi Pembina Yayasan STIKES Pemkab Jombang Hj. Mundjidah Wahab
LANCAR: Ketua STIKES Pemkab Jombang Dr. Ririn Probowati., S.Kp., M.Kes didampingi Pembina Yayasan STIKES Pemkab Jombang Hj. Mundjidah Wahab  

 

 

 

JOMBANG -  Sebanyak 581 lulusan STIKES Pemkab Jombang resmi diwisuda dan dilantik dalam periode II 2026, Sabtu (26/9).

Mereka merupakan lulusan lima program pendidikan, mulai D3 Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners, Sarjana Keperawatan, Pendidikan Profesi Bidan, hingga Sarjana Kebidanan.

 

Prosesi wisuda dan pelantikan yang berlangsung di Anjasmoro Ballroom Hotel Azana Jombang tersebut menjadi momentum STIKES Pemkab Jombang melepas lulusan untuk melanjutkan pengabdian di tengah kebutuhan tenaga kesehatan yang terus berkembang.

Sebanyak 581 lulusan tersebut terdiri dari 23 lulusan D3 Keperawatan, 113 Pendidikan Profesi Ners, 155 Sarjana Keperawatan, 166 Pendidikan Profesi Bidan, dan 124 Sarjana Kebidanan.

Sejumlah pejabat dan pengurus organisasi profesi turut hadir, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., Pembina Yayasan STIKES Pemkab Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Ketua Yayasan Ir. Heru Widjajanto, M.Si., serta Sekdakab Jombang Agus Purnomo yang mewakili Bupati Warsubi.

Hadir pula Ketua DPW PPNI Jawa Timur Dr. Misutarno, S.Kep., Ns., M.Kep., serta Ketua DPD PPNI Jombang dan jajaran. Prosesi wisuda dan pelantikan tersebut juga dihadiri jajaran civitas akademika, tenaga pendidik, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Baca Juga: Selamat! 3 Prodi STIKES Pemkab Jombang Raih Akreditasi Unggul, D3 Keperawatan Berlaku 5 Tahun

Ketua STIKES Pemkab Jombang Dr. Ririn Probowati., S.Kp., M.Kes mengatakan, capaian akademik lulusan periode ini cukup membanggakan. Tingkat kelulusan uji kompetensi (UKOM) D3 Keperawatan mencapai 100 persen. Sedangkan Pendidikan Profesi Ners dan Profesi Bidan mencapai 97 persen.

D3 Keperawatan STIKES Pemkab Jombang juga meraih penghargaan sebagai institusi program vokasi terbaik peringkat keenam pada UKOM periode II 2026. ”Selain prestasi akademik, ada dua lulusan yang meraih prestasi pada tingkat nasional. Keduanya bersaing dengan peserta dari institusi pendidikan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia,’’ ujar dia.

Dua lulusan tersebut, yakni Dian Kartika Ningsih dari Prodi D3 Keperawatan dan Putri Regita Suseno dari Pendidikan Profesi Ners. Keduanya meraih nilai murni terbaik peringkat keenam pada UKOM nasional periode II 2026.

Sementara lulusan terbaik periode II 2026 dari Prodi D3 Keperawatan diraih Salsabila Sabina Krista Bakhtiar Alimadya dengan IPK 3,95. Sedangkan lulusan terbaik Pendidikan Profesi Ners diraih David Mega Setiawan dengan IPK 3,95.

Ririn menambahkan, STIKES Pemkab Jombang saat ini memiliki delapan program studi. Akreditasi institusi berstatus baik sekali berdasarkan keputusan BAN-PT Nomor 1867/SK/BAN-PT/AK/PT/X/2024. Dari delapan prodi tersebut, empat telah terakreditasi baik sekali.

Yakni Sarjana Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners, Sarjana Kebidanan, dan Pendidikan Profesi Bidan.

 

Sedangkan tiga prodi meraih akreditasi unggul, yakni Sarjana Administrasi Kesehatan, Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta D3 Keperawatan.

Untuk D3 Teknologi Bank Darah, proses pengajuan akreditasi masih berjalan dan ditargetkan menjalani asesmen lapangan pada 2027. 

”Jumlah mahasiswa aktif STIKES Pemkab Jombang pada tahun akademik 2026/2027 sebanyak 1.341 mahasiswa," tambahnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., mengingatkan para lulusan untuk memastikan status kelulusan mereka tercatat dengan benar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Menurutnya, pengecekan PDDikti penting dilakukan sebelum ijazah digunakan untuk keperluan pekerjaan maupun administrasi lainnya.

”Para wisudawan harus mengecek PDDikti masing-masing. Pastikan sudah dinyatakan lulus oleh STIKES Pemkab Jombang dan datanya sesuai,” tuturnya.

Baca Juga: Kisah Pepin, Dosen STIKES Pemkab Jombang yang Kuliah Doktoral di Malaysia Sambil Tetap Mengajar

Dia juga mendorong para lulusan mengisi tracer study setelah menyelesaikan pendidikan.

 Data tersebut diperlukan perguruan tinggi untuk mengevaluasi kompetensi lulusan dan menjadi bahan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. ”Data dari tracer study dapat digunakan untuk melihat kompetensi lulusan sekaligus menjadi bahan perbaikan secara berkelanjutan,” katanya.

Di sisi lain, Sekdakab Jombang Agus Purnomo yang mewakili Bupati Jombang Warsubi menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan.

Dia berpesan agar lulusan STIKES Pemkab Jombang tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga menjunjung profesionalisme dan etika.

 ”Profesi kesehatan memiliki tuntutan besar karena berkaitan langsung dengan keselamatan, kualitas hidup, dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, para lulusan harus menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan memiliki etika yang kuat,” ujarnya.

Agus juga meminta para lulusan terus meningkatkan kompetensi. Perkembangan teknologi kesehatan, perubahan pola penyakit, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menuntut tenaga kesehatan untuk tidak berhenti belajar.

”Jangan merasa cukup dengan ilmu yang diperoleh hari ini. Terus perbarui pengetahuan dan tingkatkan kapasitas diri agar mampu menjawab tantangan ke depan,” pungkasnya. (naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
STIKES PEMKAB Jombang jurusan kebidananan wisuda stikes pemkab jombang wisuda Jombang