JOMBANG – Perayaan HUT Bastyasaka ke-35 SMAN 3 Jombang, Kamis (17/9), menjadi momentum memperkuat kebersamaan seluruh elemen sekolah.
Semua rangkaian kegiatan melibatkan siswa, guru, alumni, komite, hingga sejumlah pihak eksternal.
’’Konsepnya saiyeg saeka praya. Semuanya dikerjakan bersama-sama.
Bapak ibu guru mendampingi anak-anak dengan penuh kasih.
Anak-anak juga bergerak bersama sesuai potensi dan kapasitasnya,’’ kata Kepala SMAN 3 Jombang, Saidun MPd.
Puncak HUT dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto, komite, kepala sekolah lama, guru yang telah purna tugas, ikatan alumni SMAN 3 Jombang, dan sekolah yang berada di sekitar SMAN 3 Jombang.
HUT Bastyasaka setiap tahunnya juga menjadi ajang reuni antara para alumni dengan guru-guru lama.
Tahun ini, nuansa budaya Kalimantan turut diangkat dalam perayaan.
Diwujudkan melalui pakaian adat serta berbagai penampilan siswa.
Persiapannya dilakukan hampir satu bulan dengan melibatkan sejumlah ekstrakurikuler, termasuk tari.
Baca Juga: 324 Siswa Baru SMAN 1 Jombang Ikuti MPLS Ramah Anak, Ada Bantuan Seragam hingga Koding Robotik
Rangkaian HUT Bastyasaka 35 telah dimulai sejak Senin (14/9) dengan kegiatan jalan sehat, senam sehat, bakti sosial, donor darah, istigasah bersama, hingga konser musik.
Saidun berharap, memasuki usia 35 tahun, SMAN 3 Jombang menjadi lebih baik.
Mulai karakter siswa, prestasi akademik hingga non akademik.
Ketua Komite SMAN 3 Jombang, Drs Hari Winarto, menilai, usia 35 tahun menjadi momentum bagi sekolah untuk memasuki fase generasi emas.
Ia berharap perayaan tidak hanya berfokus pada kegiatan non akademik, tetapi juga menjadi pemacu peningkatan prestasi akademik.
’’Lulusan SMA bukan dipersiapkan untuk bekerja.
Tetapi dipersiapkan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,’’ tuturnya.
Sementara itu, perwakilan alumni, Sholahuddin Hadi Sucipto SSTP MSi, berpesan agar siswa menjaga pergaulan dan memilih lingkungan pertemanan yang dapat mendukung kebiasaan positif.
’’Kalau ingin rajin sekolah, rajin kerja, termasuk rajin ke perpustakaan, kita berteman dengan orang-orang yang rajin juga.
Maka tolong jaga betul teman kita, sehingga nanti kita tidak keluar dari track yang ada,’’ pesannya. (wen/
Editor : Anggi Fridianto