TKA Jenjang SMA Segera Bergulir, Cabdindik Minta Sekolah di Jombang Mulai Ancang-ancang

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:04 WIB
LATIHAN: Siswa kelas 12 SMAN 2 Jombang mengikuti tryout TKA sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan TKA.
LATIHAN: Siswa kelas 12 SMAN 2 Jombang mengikuti tryout TKA sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan TKA.

 

JOMBANG – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang mendorong sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB untuk mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sejak awal tahun ajaran.

Persiapan tidak hanya diarahkan pada peserta didik, tetapi juga penguatan peran guru sebagai pendamping dan pembimbing.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunaroyanto, mengatakan TKA tidak boleh dipandang sebagai satu-satunya target sekolah.

”Tidak hanya TKA, sekolah juga perlu mulai mempersiapkan peserta didik untuk berbagai ajang talenta yang berada di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta berbagai kompetisi lainnya,” jelasnya.

Ia menegaskan, persiapan tidak seharusnya baru dilakukan ketika pendaftaran atau pelaksanaan lomba sudah semakin dekat.

tBaca Juga: TKA Jadi Acuan Masuk PTN, SMA di Jombang Diminta Segera Daftarkan Siswa

Menurut Eko, beberapa sekolah di Jombang bahkan sudah mulai melakukan persiapan untuk OSN termasuk TKA.

Langkah tersebut dinilai penting agar pembinaan siswa berlangsung lebih terarah dan tidak dilakukan secara mendadak.

”Tidak hanya nanti ketika menjelang pendaftaran, tapi sekarang sudah mulai dipersiapkan, termasuk pembibitannya, termasuk juga mencari calon-calon perwakilan sekolahnya, itu sudah dimulai sekarang,” katanya.

Dalam persiapan TKA maupun ajang talenta, Eko menilai guru memiliki peran yang sangat penting.

Karena itu, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang akan memberikan penguatan dan pencerahan kepada guru-guru yang menjadi pendamping siswa.

Guru pendamping, lanjutnya, perlu memahami karakteristik masing-masing ajang.

Sebab, setiap kompetisi memiliki instrumen dan pola penilaian yang berbeda.

Hal serupa juga berlaku pada TKA yang memiliki karakteristik tersendiri.

”Faktor guru itu sangat penting.

Nanti oleh Cabang Dinas akan kita coba guru-guru top pendamping di sekolah itu kita berikan pencerahan,” jelasnya.

Ia menyebut, pembinaan tidak cukup hanya dengan memberikan latihan soal.

Guru juga harus memahami kompetensi yang diukur serta strategi pendampingan sesuai karakteristik tes maupun lomba yang diikuti siswa.

Eko juga mengingatkan agar TKA tidak dipersepsikan sekadar sebagai pengganti ujian nasional.

Baca Juga: TKA Kini Jadi Syarat Wajib SNBP, Nilainya Dipakai atau Tidak? Ini Penjelasannya

Menurutnya, TKA memiliki tujuan untuk melihat kemampuan akademik peserta didik, termasuk kemampuan literasi dan analisis.

”TKA itu bukan sekadar pengganti, misalnya orang mempersepsikan pengganti ujian nasional, enggak sama sekali.

Ini menyangkut masalah literasi anak, menyangkut masalah kemampuan analisis dan macam-macam itu,” pungkasnya.

Saat ini TKA SMA SMK masih dalam tahap pendaftaran mulai 27 Juli sampai 27 September 2026.

Kemudian simulai pada 21 September sampai 27 September, gladi bersih 5-18 Oktober dan pelaksanaan TKA pada 26 Oktober sampai 8 November**.  (wen/ang)**

Editor : Anggi Fridianto
TKA Jombang TKA SMA SMK Puspresnas pendidikan jombang sekolah jombang