Menghargai Diri Sendiri
JOMBANG - Senin (3/8) bakda salat Asar di Masjid Uli Albab Pondok Putri Pesantren Tebuireng, para santri melaksanakan diniyah sore. Ustadah Zida menyampaikan pentingnya menghargai diri sendiri. ’’Menjaga kewarasan itu penting,’’ tuturnya.
Terlalu memendam batin dan selalu memaksakan diri untuk mengalah dalam hal apa pun akan merusak hati dan pikiran. Hal tersebut dapat menyakiti diri kita sendiri karena kita tidak pernah menghargai perasaan sendiri, tetapi lebih mengutamakan perasaan orang lain. Akibatnya, mental kita dapat menjadi berantakan.
Pernyataan tersebut dapat membantu kita agar berani mengungkapkan isi hati. Memang, menghargai orang lain itu penting. Namun, jangan sampai lupa bahwa dirimu sendiri jauh lebih penting.
Islam mengajarkan keseimbangan. Kita diperintahkan untuk berbuat baik kepada sesama, tetapi bukan berarti menzalimi diri sendiri.
Baca Juga: Ingin Cepat Hafal Pelajaran? Ustadah Tebuireng Jombang Bagikan Kiat Ampuh Ini
Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Baqarah 195; Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.
Menjaga kesehatan jiwa, ketenangan hati dan menghargai diri sendiri merupakan bagian dari ikhtiar menjaga amanah yang Allah titipkan.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya dirimu mempunyai hak yang wajib kamu penuhi.
Menghargai orang lain memang merupakan akhlak yang mulia. Namun, jangan sampai demi membahagiakan semua orang, kita justru melupakan hak diri sendiri. Sebab, diri ini juga merupakan amanah dari Allah yang wajib dijaga.
Oleh: Nadia Izzatul Nafiah, Kelas XI-E MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto