JOMBANG – Sebanyak 84 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Jombang mengajukan program revitalisasi sekolah. Namun, hingga kini baru tiga SMP swasta yang dipastikan menerima bantuan dan pelaksanaannya sudah mulai berjalan.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Eko Sisprihantono mengatakan, usulan tersebut diajukan melalui aplikasi yang disediakan pemerintah.
Dari total 137 SMP negeri dan swasta di Jombang, baru sekitar 84 sekolah yang mengajukan revitalisasi. ”Kalau jumlah sekolah di satu kabupaten ada 137 negeri dan swasta.
Tetapi yang mengajukan melalui aplikasi baru sekitar 84 sekolah, baik negeri maupun swasta,” ujarnya, Senin(27/7).
Menurut Eko, tidak semua sekolah dapat mengajukan bantuan revitalisasi. Bangunan yang diusulkan harus mengalami kerusakan minimal kategori sedang hingga berat.
Tingkat kerusakan dinilai berdasarkan formulir kondisi bangunan yang diverifikasi tim dari Dinas PUPR. ”Minimal kerusakannya sedang sampai berat. Penilaiannya berdasarkan form kerusakan yang diverifikasi oleh tim,” jelasnya.
revBaca Juga: Kabar Baik! 28 SD di Jombang Berpeluang Dapat Bantuan Revitalisasi dari Pemerintah Pusat, Ini Penjelasan Dinas P dan K
Saat ini, kementerian masih melakukan pendataan terhadap puluhan sekolah yang telah mengajukan usulan tersebut untuk menentukan calon penerima bantuan pada tahap berikutnya.
”Sementara ini, baru tiga SMP swasta yang dipastikan menerima program revitalisasi,” bebernya.
Diperkirakan, sebanyak 14 SMP di Kabupaten Jombang akan menyusul memperoleh program revitalisasi pada tahap selanjutnya. Rinciannya, 11 SMP negeri dan tiga SMP swasta. ”Saat ini masih proses pendataan untuk SK berikutnya. Kemarin tim dari kementerian sudah turun melakukan pendataan. Mudah-mudahan segera terealisasi, sekolah mana saja nanti, menunggu kepastian,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Anggi Fridianto