Sekolah Rakyat Jombang Kekurangan Guru, Cabdin Pendidikan Turunkan 5 Guru SMA/SMK

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 05:57 WIB
KOORDINASI: Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Sekolah Rakyat, Rabu (22/7)
KOORDINASI: Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Sekolah Rakyat, Rabu (22/7)

 

JOMBANG – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang menyiapkan lima guru SMA/SMK untuk diperbantukan mengajar di Sekolah Rakyat (SR).

Langkah tersebut dilakukan sebagai solusi sementara guna memenuhi kebutuhan tenaga pendidik sambil menunggu proses rekrutmen guru tetap yang ditargetkan rampung pada September 2026.

’’Kami sudah berkoordinasi dan siap membantu. Skemanya guru bantu dengan induk tetap di sekolah asal. Rencana sampai September saja,

 karena Sekolah Rakyat juga sedang proses rekrutmen guru dan September sudah tuntas,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, melalui Kepala Subbagian Tata Usaha, Ulil Muammar, kemarin.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola Sekolah Rakyat dan menyatakan siap membantu penyediaan guru.

Terdapat lima guru yang akan diperbantukan mengajar sesuai mata pelajaran yang dibutuhkan. Rinciannya, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Fisika, Kimia, Bimbingan dan Konseling (BK), serta Coding.

Guru yang diperbantukan berasal dari sejumlah SMA dan SMK negeri di Jombang. Guru BK berasal dari SMKN 3 Jombang. Guru Coding dari SMKN 1 Jombang. Guru PAI dari SMKN Mojoagung. Guru Fisika dari SMAN Mojoagung. Serta guru Kimia berasal dari SMKN Kabuh.

Baca Juga: Jelang MPLS, Sekolah Rakyat Terintegrasi Jombang Jalani Verifikasi Penentu Kelayakan

Para guru tersebut tidak dipindahkan secara permanen. Mereka tetap berstatus sebagai guru di sekolah asal dan menjalankan tugas tambahan di Sekolah Rakyat dengan penyesuaian beban mengajar.

’’Mereka bertugas di dua tempat. Jam mengajarnya nanti disesuaikan sehingga tetap bisa menjalankan tugas di sekolah asal, tidak full di Sekolah Rakyat,’’ terangnya.

Cabang Dinas Pendidikan telah melakukan pemetaan terhadap sekolah dan guru yang memungkinkan untuk diperbantukan. Prioritas diberikan kepada guru yang masih memiliki ruang dalam pemenuhan beban jam mengajar sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah asal.

Seluruh guru yang diperbantukan berstatus ASN. Setelah kebutuhan guru tetap di Sekolah Rakyat terpenuhi melalui proses rekrutmen, kelima guru tersebut akan kembali bertugas sepenuhnya di sekolah masing-masing.

’’Ini hanya bersifat sementara sampai guru tetap Sekolah Rakyat selesai direkrut. Setelah itu mereka kembali fokus mengajar di sekolah asal,’’ tegasnya. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
Cabdin Pendidikan Jombang guru SMA SMK Jombang pendidikan jombang Jombang sekolah rakyat jombang