JOMBANG – Sebanyak 122 murid baru SMPN 2 Ploso mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin-Jumat (13-17/7). Seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Mengedepankan prinsip memuliakan murid, mengenalkan lingkungan sekolah, serta membangun budaya belajar yang aman dan nyaman.
’’MPLS menjadi proses awal membangun karakter sekaligus membiasakan peserta didik dengan budaya positif yang diterapkan di lingkungan sekolah,’’ kata Kepala SMPN 2 Ploso, Winarko MPd.
Seluruh kegiatan dirancang agar siswa baru dapat beradaptasi secara menyenangkan tanpa tekanan maupun praktik yang bertentangan dengan tujuan pendidikan. ’’Kami ingin siswa merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 2 Ploso sehingga mereka bisa belajar dengan nyaman sejak hari pertama,’’ terangnya.
SMPN 2 Ploso terus menguatkan dua program unggulan sekolah. Yakni budaya peduli lingkungan melalui program Sekolah Adiwiyata. Serta penguatan budaya nilai-nilai keagamaan melalui School Religious Culture. Kedua program tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik di luar aspek akademik.
Baca Juga: MPLS Ramah SMPN 3 Mojoagung Jombang Padukan Teknologi Digital, Prestasi, dan Peduli Lingkungan
’’Kami ingin siswa tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan sekaligus memiliki karakter religius dalam kehidupan sehari-hari,’’ jelasnya.
Keunikan MPLS di SMPN 2 Ploso terlihat dari keterlibatan berbagai instansi. Sekolah menggandeng Polsek, Koramil, dan Puskesmas untuk memberikan pembekalan kepada murid baru.
’’Kolaborasi lintas sektoral ini kami lakukan agar MPLS semakin optimal dan siswa memperoleh bekal yang lebih luas, baik dari aspek kedisiplinan, kesehatan, maupun pembinaan karakter,’’ ungkapnya.
Winarko berharap para siswa mampu mengembangkan karakter positif melalui penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Ploso. ’’Jalani proses pendidikan dengan penuh kesadaran, antusias, dan kegembiraan. Jadikan setiap pengalaman di sekolah sebagai bekal untuk mewujudkan profil lulusan melalui penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,’’ pesannya. (riz/jif)
Editor : Anggi Fridianto