JOMBANG – Sebanyak 285 murid baru SMAN Ploso mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar selama lima hari, Senin-Jumat (13-17/7). Mengedepankan pembentukan karakter, serta pembekalan berbagai wawasan yang dibutuhkan siswa di era digital.
’’Materi yang diberikan disusun agar siswa siap menghadapi tantangan, baik selama di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,’’ kata Kepala SMAN Ploso, Qoidatun Nisak MPd.
Peserta mendapatkan beragam materi. Mulai wawasan wiyata mandala, literasi digital dan dampak negatif kecanduan gim online, budaya 5S serta gerakan rukun sama teman. Keadaban dan keamanan digital, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
’’Kami ingin siswa baru memiliki bekal karakter yang kuat sekaligus mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,’’ terangnya.
Pengenalan kurikulum dikemas melalui penumbuhan motivasi belajar, semangat berprestasi, serta strategi belajar yang efektif.
Sejumlah instansi dilibatkan untuk memberikan edukasi. Di antaranya, Program Jaksa Masuk Sekolah. Serta polisi memberikan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS, bahaya NAPZA dan fenomena sosial yang banyak dihadapi remaja saat ini.
SMAN Ploso menjalankan program unggulan berupa pemberian bantuan kebutuhan siswa. Program tersebut diharapkan mampu mendukung proses belajar sekaligus memastikan peserta didik memperoleh layanan pendidikan secara optimal.
’’Sekolah berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan siswa agar mereka dapat belajar dengan nyaman dan fokus meraih prestasi,’’ ungkapnya.
MPLS di SMAN Ploso terasa seru. Panitia membuat kartu identitas peserta berbentuk traktor sebagai simbol kedekatan sekolah dengan potensi pertanian dan perkebunan di wilayah Ploso.
Setiap gugus peserta juga menggunakan nama-nama tanaman pertanian dan perkebunan. ’’Kami ingin identitas lokal dikenalkan sejak awal sehingga siswa memiliki rasa bangga terhadap potensi daerahnya,’’ kata Qoidatun.
Dia mendorong seluruh murid baru berani mengembangkan diri. ’’Jangan takut mencoba hal baru, jangan ragu bertanya ketika belum paham, dan jangan menyerah saat menghadapi kesulitan. Hormatilah guru, sayangi teman, jagalah nama baik sekolah, serta manfaatkan setiap kesempatan untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,’’ ungkapnya. (riz/jif)
Editor : Anggi Fridianto