Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

501 Siswa Baru SMKN Mojoagung Wajib Tanam Pohon Produktif Saat MPLS, Ini Tujuannya

Anggi Fridianto • Selasa, 14 Juli 2026 | 05:59 WIB
SUKSES: Kegiatan upacara pembukaan MPLS di SMKN Mojoagung, Senin (13/7)
SUKSES: Kegiatan upacara pembukaan MPLS di SMKN Mojoagung, Senin (13/7)

 

JOMBANG – Sebanyak 501 siswa baru kelas X SMK Negeri Mojoagung mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli. Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, dan budaya hidup sehat.

Kepala SMKN Mojoagung Panca Sutrisno, S.Pd., M.Si. mengatakan, MPLS tahun ini diarahkan untuk membangun budaya sekolah yang ramah, aman, nyaman, inklusif, dan berintegritas.

”Melalui MPLS ini kami ingin membentuk budaya sekolah yang ramah, bebas sampah plastik, bebas perundungan, bebas kekerasan, bebas rokok konvensional maupun elektrik, serta menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.

Baca Juga: 262 Siswa Baru MTsN 1 Jombang Ikuti MATAMUDA, Dibekali Karakter hingga Literasi Digital

Selama kegiatan, siswa mendapatkan berbagai materi, seperti wawasan Wiyata Mandala, pengenalan lingkungan sekolah, delapan dimensi Profil Lulusan, literasi digital, keadaban dan keamanan digital, bahaya narkotika, kenakalan remaja, kesiapsiagaan bencana, serta pendidikan antikorupsi. Materi tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Polsek Mojoagung, BPBD, dan Kejaksaan.

Salah satu program unggulan yang diluncurkan dalam MPLS Satu Siswa, Satu Tanaman Produktif (S3P). Program ini merupakan tindak lanjut keberhasilan SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) sekaligus komitmen sekolah dalam mewujudkan kawasan hijau.

Melalui program tersebut, setiap siswa baru membawa atau menanam satu bibit tanaman produktif, seperti tanaman pangan, sayuran dalam polibag, maupun tanaman obat.

”Tanaman diberi label nama pemilik dan akan dirawat hingga siswa lulus,” imbuhnya.

Selain itu, sekolah juga mengembangkan program Giat Jumat sebagai wadah pembiasaan positif melalui kegiatan Jumat Sehat, Jumat Bersih, Jumat Religi, Jumat Raya berbasis kewirausahaan dan budaya, serta Jumat Konten Positif. (wen/fid)

Editor : Anggi Fridianto
MPLS 2026 program S3P Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan berita jombang SMKN Mojoagung