JOMBANG – Program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa jenjang SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Jombang mulai memasuki tahap pelaksanaan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang memastikan distribusi kain seragam akan dimulai pada pertengahan Juli 2026, disusul proses pengukuran langsung kepada para siswa oleh penjahit di masing-masing sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, mengatakan kain seragam dijadwalkan mulai datang pada pertengahan bulan ini. Setelah itu, penjahit akan mulai turun ke sekolah-sekolah sejak hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru.
”Pertengahan Juli kain mulai datang. Mulai tanggal 13 Juli, bersamaan awal masuk sekolah, penjahit akan datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan pengukuran siswa,” ujarnya.
sBaca Juga: Pengadaan Seragam Gratis Siswa Jombang Masuk Tahap Telaah Hukum, Pemenang Tender Sudah Ditentukan
Rhendra menjelaskan, proses pengukuran dilakukan secara individual sehingga ukuran seragam benar-benar disesuaikan dengan kondisi masing-masing siswa. Karena itu, pemerintah tidak menggunakan ukuran standar seperti S, M, L maupun XL.
”Setiap siswa diukur langsung sesuai kebutuhan masing-masing. Jadi tidak menggunakan ukuran S, M, L, XL dan sebagainya. Dengan cara ini, seragam yang diterima diharapkan lebih nyaman dipakai,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah menargetkan seluruh proses penjahitan hingga distribusi seragam selesai paling lambat 20 Agustus 2026. Dengan demikian, seluruh siswa penerima sudah dapat mengenakan seragam baru pada awal semester ganjil.
”Target kami sampai tanggal 20 Agustus 2026 seluruh seragam sudah diberikan kepada siswa,” katanya.
Pada program tahun ini, bantuan yang diberikan berupa dua jenis seragam, yakni seragam nasional merah putih untuk SD/MI dan putih biru untuk SMP/MTs, serta seragam Pramuka.
Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang telah mengalokasikan pengadaan kain bagi sekitar 46 ribu siswa. Rinciannya, sebanyak 20 ribu siswa jenjang SD/MI dan 26 ribu siswa jenjang SMP/MTs.
Nilai anggaran pengadaan kain seragam mencapai Rp 3,51 miliar untuk jenjang SD dan Rp 5,34 miliar untuk jenjang SMP. Dengan tahapan pengadaan yang telah berjalan, Disdikbud optimistis seluruh target penyaluran seragam gratis dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga para siswa segera merasakan manfaat program tersebut pada tahun ajaran 2026/2027. (wen)
Editor : Anggi Fridianto