RadarJombang.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui berbagai program penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan budaya inklusif.
Serta keterlibatan satuan pendidikan dalam percepatan penurunan stunting.
Baca Juga: Disdikbud Jombang Minta Siswa Inklusi Daftar di Sekolah Khusus, Ini Alasannya
Melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan, Disdikbud menggelar pembinaan dinas bagi 573 kepala sekolah dan pengawas sekolah pada 18–22 Mei 2026.
Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, menitikberatkan pada peningkatan disiplin kerja, kepemimpinan, dan tata kelola satuan pendidikan.
’’Kepala sekolah dan pengawas memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta meningkatkan mutu layanan pendidikan,’’ katanya.
Baca Juga: Disdikbud Jombang Tangani 7.281 ATS, Ribuan Anak Masuk PKBM
Melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Disdikbud mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budaya Inklusif pada 22–26 Juni 2026.
’’Ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dan kepala sekolah mengenai pendidikan inklusif,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD, Rhendra Kusuma.
Agar seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh hak pendidikan yang setara.
’’Sekolah harus mampu merangkul semua anak dan memberikan kesempatan yang sama untuk berkembang. Keberhasilan pendidikan inklusif juga membutuhkan dukungan orang tua dan keluarga,’’ terangnya.
Sementara itu, Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) turut mendukung program prioritas daerah melalui Bimtek Stunting bertema Sinergi Satuan Pendidikan dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting pada 25–26 Mei 2026.
Wor Windari menegaskan, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pola hidup sehat, pemenuhan gizi, dan pencegahan stunting.
’’Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan. Satuan pendidikan juga harus menjadi bagian dari solusi melalui edukasi kepada peserta didik dan keluarga,’’ paparnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Disdikbud Jombang berharap tercipta satuan pendidikan yang profesional dan inklusif. Serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Jombang. (wen/jif)
Editor : Achmad RW